METRO – Suasana Sabtu malam di kawasan Jembatan Hitam, Kelurahan Ganjar Agung, Kecamatan Metro Barat mendadak mencekam. Seorang pedagang ayam geprek berinisial DD, ambruk bersimbah darah setelah ditembak di bagian kepala oleh Orang Tidak Dikenal (OTK), Sabtu (23/5/2026) sekitar pukul 19.40 WIB.
Peristiwa berdarah ini terjadi di depan mata istri korban dan menggegerkan warga sekitar yang awalnya mengira suara letusan senjata api tersebut adalah petasan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, aksi penembakan ini tidak terjadi begitu saja. Sebelum peluru bersarang di kepalanya, korban DD terlibat cekcok mulut yang cukup sengit dengan pelaku.
Pertengkaran tersebut bahkan sempat dilerai oleh istri korban yang berada di lokasi. Pelaku kemudian sempat pergi, namun tak lama berselang, ia kembali datang seorang diri mengendarai sepeda motor dan langsung melepaskan tembakan ke arah korban.
“Awalnya kami dengar suara seperti petasan tiga kali. Pas dilihat ternyata korban sudah jatuh dan darah keluar dari kepalanya,” ujar salah seorang saksi mata di lokasi kejadian.
Usai mengeksekusi korban, pelaku langsung tancap gas melarikan diri. Warga yang berada di sekitar lokasi sempat melakukan pengejaran, namun pelaku yang bergerak cepat berhasil lolos dari kepungan massa.
Akibat luka tembak serius di bagian kepala, pemuda yang sehari-hari mencari nafkah dengan berjualan ayam geprek ini langsung dilarikan ke Rumah Sakit Mardi Waluyo Kota Metro.
Hingga saat ini, korban dilaporkan masih dalam kondisi kritis dan sedang mendapatkan penanganan medis intensif.
Sementara itu, kawasan Jembatan Hitam langsung dipadati warga yang penasaran. Aparat kepolisian dari Polres Metro yang tiba di lokasi segera memasang garis polisi dan melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Petugas tampak mengumpulkan barang bukti serta memeriksa sejumlah saksi, termasuk istri korban yang menjadi saksi kunci.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam dan memburu pelaku yang identitasnya masih misterius. Motif di balik penembakan brutal ini pun belum dipastikan secara resmi. (Red)







