BI Lampung Tingkatkan Kompetensi Jurnalis

Achmad P. Subarkah: Media Berperan Penting Jelaskan Isu Ekonomi ke Masyarakat

Bandar Lampung – Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Lampung menggelar kegiatan Capacity Building Peningkatan Kompetensi Jurnalistik dan Penulisan Berita Ekonomi sebagai upaya memperkuat kualitas pemberitaan ekonomi di daerah. Kegiatan tersebut diikuti para jurnalis dari berbagai media massa di Lampung.

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung Achmad P. Subarkah mengatakan media memiliki peran strategis sebagai mitra Bank Indonesia dalam menyampaikan informasi ekonomi kepada masyarakat. Menurutnya, media menjadi kepanjangan tangan BI dalam mengedukasi publik melalui penyajian informasi yang mudah dipahami.

“Media merupakan mitra strategis dan kepanjangan tangan Bank Indonesia dalam memberikan informasi kepada masyarakat dengan gaya bahasa yang khas serta mudah dipahami,” ujar Achmad saat membuka kegiatan tersebut.

Ia menjelaskan, isu-isu ekonomi sering kali menggunakan istilah teknis yang sulit dipahami masyarakat umum. Karena itu, diperlukan kemampuan jurnalistik yang baik agar informasi ekonomi dapat disampaikan secara sederhana tanpa mengurangi substansi.

“Bahasa ekonomi memang cenderung teknis. Melalui kegiatan ini kami ingin meningkatkan kapasitas teman-teman media agar mampu menerjemahkan berbagai istilah ekonomi menjadi informasi yang mudah dipahami masyarakat,” katanya.

Achmad menuturkan, capacity building ini bertujuan meningkatkan pemahaman jurnalis terhadap isu-isu ekonomi, memperkuat keterampilan teknis dalam penulisan berita ekonomi, serta memberikan masukan konstruktif terkait pemberitaan ekonomi Indonesia.

Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat sinergi antara Bank Indonesia dan insan pers dalam menyebarluaskan informasi ekonomi yang akurat, berimbang, dan edukatif kepada masyarakat.

“Kami berharap kegiatan ini memberikan manfaat, menambah wawasan, serta meningkatkan kualitas pemberitaan ekonomi di Lampung sehingga masyarakat memperoleh informasi yang benar dan mudah dipahami,” ungkapnya.

Melalui peningkatan kompetensi tersebut, Bank Indonesia berharap media mampu menjadi jembatan komunikasi yang efektif antara kebijakan ekonomi dan masyarakat, sehingga berbagai kebijakan yang dikeluarkan otoritas dapat dipahami dengan baik serta mendukung stabilitas ekonomi di Provinsi Lampung. (Rudi)

BACA JUGA:  Bupati Egi Ingatkan Pejabat soal Realitas Pengabdian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *