Bandar Lampung, – Dalam rangka merayakan prestasi membanggakan yang diraih Gita Nada Lampung Community (GNLC) pada ajang The 2nd Jakarta International Choral Festival (JICF) 2026, diselenggarakan kegiatan roadshow Piala Winner Pop And Jazz di SMAN 1 Bandar Lampung. Kegiatan ini menjadi momentum untuk mengapresiasi pencapaian generasi muda Lampung yang berhasil mengharumkan nama daerahnya.
Jakarta International Choral Festival (JICF) yang berlangsung pada 5–7 Juli 2026 di Teater Besar, Taman Ismail Marzuki (TIM) Jakarta, mengusung tema “Let’s Celebrate Diversity and Sing the Harmony”. Ajang tersebut menjadi wadah kompetisi, pertukaran budaya, sekaligus pengembangan kualitas seni paduan suara yang diikuti oleh berbagai kelompok paduan suara.
Pada kompetisi tersebut, GNLC berhasil meraih Gold Diploma sekaligus menyabet gelar 1st Winner Pop & Jazz Category. Prestasi tersebut diraih setelah GNLC memperoleh Gold Medal dengan skor tertinggi pada kategori Pop & Jazz, yang mengantarkan mereka menjadi Grand Prix Finalist pada kompetisi bergengsi tersebut.
Dalam keterangan persnya, Anshori Djausal sebagai pembina GNLC menegaskan bahwa keberhasilan ini bukan sekadar kemenangan dalam sebuah kompetisi, melainkan sebuah pembuktian tentang potensi yang dimiliki oleh generasi muda Lampung.”Saya sangat bangga, Lampung memiliki anak-anak muda hebat, yang mampu berkarya dan berbicara banyak di festival musik. Kemenangan dari Gita Nada Lampung Community di kategori Pop and Jazz ini adalah bukti nyata yang tidak terbantahkan bahwa anak muda Lampung bisa dan mampu sejajar dengan talenta-talenta terbaik lainnya,” ujar Anshori Djausal. “Semoga pencapaian luar biasa dari GNLC ini bisa memotivasi kita semua. Tugas kita sekarang adalah mendukung, memfasilitasi, dan menjaga api semangat anak-anak kita agar mereka terus berkarya. Mari kita jadikan momentum ini sebagai pemantik untuk melahirkan karya-karya hebat lainnya dari bumi Lampung yang kita cintai ini,” pungkas Anshori.
Di tempat terpisah, Shanty Intana Ketua GNLC, menyampaikan rasa bangganya atas capaian 24 orang penyanyi dan 4 orang musisi putra putri terbaik paduan suara GNLC yang sebagian besar merupakan generasi muda Lampung. Di bawah asuhan pelatih sekaligus konduktor Pieter Salmon Gultom, mereka mampu menunjukkan kualitas terbaiknya. Saya bangga karena melalui musik di GNLC, anak-anak kita memperoleh pengalaman berharga, tampil penuh percaya diri, dan menunjukkan performa terbaik di hadapan dewan juri dari berbagai negara,” ujarnya. Shanty menambahkan ucapan terimakasih atas dukungan Pemerintah Kota Bandar Lampung dan Provinsi Lampung yang telah ikut mengantarkan keberhasilan bersama kita.
Sebagai salah satu sekolah yang mendapat kunjungan roadshow Piala Grand Prix Jakarta International Choral Festival 2026 di SMAN 1 Bandar Lampung , Suharto, Kepala Satuan Pendidikan SMAN 1 Bandar Lampung, dalam keterangan persnya merasa bangga dan memberikan apresiasi atas prestasi yang diraih GNLC, khususnya keterlibatan salah satu siswanya dalam pencapaian tersebut. “Kami bersama para guru dan pembimbing siswa sangat bangga atas capaian ini. Salah satu putra terbaik kami, Cello Dharma Badrika, siswa kelas XI Jurusan IPA SMAN 1 Bandar Lampung, turut menjadi bagian dari prestasi gemilang yang dipersembahkan GNLC untuk Provinsi Lampung,” kata Suharto.
Dalam penampilannya pada kategori Pop & Jazz di ajang JICF 2026, GNLC berhasil dengan baik membawakan dua repertoar yang mendapatkan apresiasi tinggi dari dewan juri. Lagu pertama adalah “Mencintaimu” yang dikomposisikan oleh Septo Adi Kristanto Simanjuntak, sementara lagu kedua adalah “The Feeling Is Gone” yang ditata secara apik oleh komponis Har Sumerah.
Roadshow Piala Grand Prix ini tidak hanya menjadi bentuk apresiasi atas keberhasilan GNLC, tetapi juga sarana untuk memperkenalkan lebih dekat Gita Nada Lampung Community (GNLC) kepada masyarakat Lampung, khususnya kalangan pelajar dan komunitas paduan suara.
Prestasi GNLC diharapkan dapat menjadi inspirasi dan motivasi bagi generasi muda Lampung untuk terus mengembangkan bakat seni, memperluas wawasan budaya, serta berani membawa nama Lampung hingga ke panggung Nasional dan Internasional. (*)







