Kemenham Lampung Perkuat Kapasitas HAM, Dorong Masyarakat Jadi Agen Perubahan

Headline, Lampung29 Dilihat

Bandar Lampung — Komitmen dalam memperkuat pemahaman hak asasi manusia (HAM) terus digaungkan oleh Kantor Wilayah Kementerian Hak Asasi Manusia (Kemenham) Lampung. Hal ini diwujudkan melalui kegiatan penguatan kapasitas HAM bagi komunitas yang digelar di Gedung Graha Soeltan Luxe, Bandarlampung, Jumat (17/4/2026).

Kegiatan tersebut diikuti oleh beragam elemen masyarakat, mulai dari komunitas pemuda, perempuan, penyandang disabilitas, tokoh keagamaan, hingga perwakilan instansi pemerintah dan media. Keberagaman ini menjadi cerminan kuatnya semangat inklusivitas dalam upaya pemajuan HAM di daerah.

Kepala Bidang Instrumen dan Penguatan HAM Kanwil Kemenham Lampung, Raden Roro Artati, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah konkret pemerintah dalam membumikan nilai-nilai HAM di tengah masyarakat.

“Penguatan kapasitas ini menjadi langkah nyata untuk meningkatkan pemahaman, penghormatan, dan pemajuan HAM di tengah masyarakat,” ujarnya.

Menurut Artati, pendekatan inklusif menjadi kunci utama dalam implementasi HAM. Dengan melibatkan berbagai latar belakang peserta, diharapkan nilai-nilai HAM dapat dipahami secara menyeluruh dan diterapkan tanpa diskriminasi.

“Peserta yang hadir berasal dari berbagai latar belakang. Ini menunjukkan bahwa HAM harus dipahami dan diterapkan oleh semua kalangan tanpa terkecuali,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa HAM tidak hanya sebatas konsep hukum, melainkan nilai kemanusiaan universal yang harus hadir dalam kehidupan sehari-hari.

“HAM bukan sekadar hak hukum, tetapi nilai kemanusiaan yang harus diwujudkan dalam kehidupan, baik di keluarga, sekolah, tempat kerja, maupun ruang publik,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Artati juga mendorong para peserta untuk tidak hanya menjadi penerima materi, tetapi mampu menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing.

“Kehadiran peserta di sini bukan hanya sebagai penerima materi, tetapi sebagai agen perubahan yang akan membawa semangat HAM ke komunitasnya,” tegasnya.

BACA JUGA:  Indosat Ooredoo Hutchison Pererat Hubungan dengan Komunitas Seniman Lokal Medan melalui Kolaborasi Mural

Kegiatan ini juga menjadi ruang dialog interaktif bagi peserta untuk berbagi pengalaman serta memberikan masukan konstruktif guna memperkuat strategi penguatan HAM ke depan.

Melalui kegiatan ini, Kemenham Lampung berharap dapat mendorong terciptanya masyarakat yang lebih adil, inklusif, dan berkeadaban di Provinsi Lampung.

“Semoga kegiatan ini menjadi langkah nyata menuju masyarakat Lampung yang lebih adil, inklusif, dan berkeadaban,” pungkas Artati. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *