Drainase Jadi Sorotan, IMM Kota Bandar Lampung Temukan Banjir Masih Ancam Sukarame

Headline39 Dilihat

Bandar Lampung – Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Universitas muhammdiyah Lampung melaksanakan analisis kondisi lingkungan di Kelurahan Sukarame sebagai bagian dari Rencana Tindak Lanjut (RTL) sekaligus syarat kelulusan Darul Arqam Dasar (DAD)

Master of Training (MOT) DAD IMM Universitas Muhammadiyah Lampung. Fikri Arfandi, mengatakan bahwa RTL merupakan bagian dari proses kaderisasi untuk membentuk mahasiswa yang mampu membaca persoalan di tengah masyarakat sekaligus menghadirkan solusi. Menurutnya, mahasiswa harus mampu memberikan dampak nyata melalui pengabdian kepada masyarakat.(10 Mei 2026)

Ketua Tim RTL Sukarame DAD IMM Universitas Muhammadiyah Lampung. Rafa, mengatakan tim menyoroti persoalan banjir di Kelurahan Sukarame. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara, penyebab utama banjir bukan berasal dari tumpukan sampah, melainkan kondisi drainase yang mengalami pendangkalan, sedimentasi, serta memiliki kapasitas yang belum mampu menampung debit air saat hujan deras.

Rosali, warga yang bekerja sebagai juru parkir di kawasan depan Kampus UIN Raden Intan Lampung, mengatakan bahwa pengelolaan sampah di Sukarame sudah berjalan cukup baik. Namun, kawasan tersebut masih pernah mengalami banjir hingga sekitar 50 sentimeter saat hujan berlangsung lebih dari dua jam.
“Penyebab utama banjir bukan karena sampah, tetapi saluran drainase belum mampu menampung debit air. Drainase juga kecil dan sering dipenuhi rumput serta dedaunan sehingga aliran air terhambat,” ujar Rosali.

Hal serupa disampaikan Sari, pelaku UMKM di kawasan Kelurahan Sukarame. Ia berharap pemerintah melakukan normalisasi drainase secara berkala karena hingga saat ini belum pernah ada pengerukan lumpur maupun pembersihan saluran drainase.

Berdasarkan hasil kajian tersebut, IMM Kota Bandar Lampung merekomendasikan Pemerintah Kota Bandar Lampung untuk melakukan normalisasi drainase melalui pengerukan sedimentasi, pembersihan saluran, pendalaman dan pelebaran drainase di titik-titik rawan banjir.
Selain itu, IMM juga mendorong peningkatan edukasi masyarakat serta mengaktifkan kembali program Jumat Bersih sebagai upaya menjaga kebersihan lingkungan dan mengurangi risiko banjir. (*)

BACA JUGA:  Pemerintah Buka Lowongan ASN untuk Badan Gizi Nasional, Berikut Informasinya!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *