Komitmen tersebut diwujudkan melalui pembukaan Pekan Kebudayaan Daerah (PKD) Kabupaten Lampung Tengah Tahun 2026 oleh Plt. Bupati I Komang Koheri, Rabu (21/10/2026), di Gedung Sesat Agung Nuwo Balak, Gunung Sugih. Kegiatan PKD juga turut dihadiri jajaran Forkopimda, sejumlah kepala perangkat daerah, dan semua pihak terkait dalam acara tersebut.
Mengusung tema “Harmoni Budaya Bumi Lampung Menuju Indonesia Emas”, kegiatan ini menjadi wadah untuk memperkenalkan kekayaan seni, adat istiadat, tradisi, dan kearifan lokal Lampung Tengah kepada masyarakat. PKD 2026 juga diharapkan memperkuat identitas daerah sekaligus menumbuhkan kebanggaan terhadap warisan budaya leluhur.
Dalam sambutannya, I Komang Koheri menegaskan bahwa kebudayaan merupakan jati diri masyarakat yang harus dijaga dan diwariskan kepada generasi penerus.
“Saya ingin seni dan budaya Lampung Tengah tidak hanya dikenal masyarakat lokal, tetapi juga semakin diperkenalkan hingga tingkat nasional. Warisan leluhur ini memiliki nilai yang tinggi dan harus kita jaga, kembangkan, serta wariskan kepada generasi mendatang,” tegasnya.
Menurutnya, keberagaman suku, adat, bahasa, dan tradisi di Lampung Tengah merupakan kekuatan yang mempererat persatuan. Karena itu, pelestarian budaya membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah, tokoh adat, seniman, sekolah, hingga generasi muda.
“Saya mengajak generasi muda untuk bangga terhadap budaya daerah, berani berkarya, dan ikut memperkenalkan kekayaan Lampung Tengah kepada Indonesia. Kita harus mengikuti perkembangan zaman tanpa meninggalkan identitas budaya sendiri,” ujarnya.
Orang nomor satu di Bumi Beguai Jejamo Wawai itu juga menambahkan, pengembangan kebudayaan juga berpotensi mendorong pertumbuhan pariwisata dan ekonomi kreatif.
“Melalui pembinaan, promosi, serta dukungan terhadap pelaku seni, kekayaan budaya lokal saya harap mampu membuka peluang ekonomi sekaligus meningkatkan daya tarik Lampung Tengah,” ujar Plt. Bupati Komang Koheri. (*)







