PALEMBANG – PT Pegadaian (Persero) menghadirkan terobosan baru dalam layanan investasi emas dengan meluncurkan jaringan ATM Emas di sejumlah lokasi strategis di Indonesia. Inovasi yang diluncurkan bertepatan dengan peringatan satu tahun aplikasi Tring! by Pegadaian atau 1st Tring!versary ini memungkinkan nasabah mengambil emas batangan fisik secara praktis tanpa harus melalui prosedur konvensional yang memerlukan waktu tunggu.
Di Palembang, layanan ATM Emas tersebut hadir di Cabang Pegadaian Palembang pada Rabu (14/10/2026). Kehadirannya menjadi langkah baru dalam mendorong transformasi digital investasi emas, sekaligus memberikan kemudahan bagi masyarakat yang ingin mengonversi saldo emas digital menjadi emas fisik.
Melalui integrasi ATM Emas dengan aplikasi Tring! by Pegadaian, nasabah dapat melakukan transaksi secara cepat dan mudah. Caranya, nasabah cukup memilih menu transaksi pada aplikasi Tring!, memindai kode QR pada layar mesin, mengonfirmasi pembayaran, kemudian memasukkan kode unik transaksi. Setelah proses selesai, emas batangan fisik dapat langsung diambil melalui mesin.
Emas yang tersedia merupakan produk Galeri 24 dengan pilihan denominasi mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Kehadiran fasilitas ini diharapkan memberikan pengalaman baru bagi masyarakat dalam mengakses investasi emas yang lebih fleksibel, praktis, dan modern.
Direktur Utama PT Pegadaian (Persero), Damar Latri Setiawan, mengatakan peluncuran ATM Emas menjadi bagian dari upaya perusahaan memperluas akses layanan keuangan sekaligus memperkuat ekosistem bullion di Indonesia.
“Hadirnya ATM Emas Pegadaian yang bertepatan dengan satu tahun perjalanan aplikasi Tring! merupakan langkah konkret kami dalam menghadirkan ekosistem bullion yang semakin inklusif, modern, dan tepercaya di Indonesia,” ujar Damar.
Menurutnya, inovasi tersebut menegaskan komitmen Pegadaian untuk terus menghadirkan layanan yang mengutamakan kemudahan, keamanan, dan transparansi, sekaligus mendukung visi besar MengEMASkan Indonesia.
Pemimpin Wilayah PT Pegadaian (Persero) Kanwil III Palembang, Novryandi, menambahkan bahwa kehadiran ATM Emas di wilayah Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) merupakan upaya mendekatkan layanan investasi emas kepada masyarakat.
“Melalui integrasi ATM Emas dengan aplikasi Tring! by Pegadaian, nasabah dapat melakukan pembelian emas batangan maupun mengambil fisik Tabungan Emas dengan proses yang lebih praktis,” kata Novryandi.
Ia berharap inovasi tersebut dapat meningkatkan minat masyarakat untuk berinvestasi emas sekaligus memperkuat kepercayaan terhadap Pegadaian sebagai mitra dalam mengelola keuangan dan membangun aset.
Perkuat Keamanan dan Kepastian Investasi
Di balik kemudahan transaksi digital, Pegadaian juga menekankan pentingnya jaminan ketersediaan dan keamanan emas fisik. Perusahaan menyatakan menerapkan prinsip rasio 1:1, yakni emas fisik tersedia di tempat penyimpanan atau vault sesuai jumlah gram yang ditransaksikan nasabah dalam layanan Tabungan Emas maupun Cicil Emas, berdasarkan akad yang berlaku.
Dalam aspek kepatuhan syariah, layanan investasi emas Pegadaian mengacu pada Fatwa DSN-MUI Nomor 166 tentang Kegiatan Usaha Bulion Berdasarkan Prinsip Syariah. Konsep kepemilikan emas secara kolektif atau emas musya’ menjadi salah satu aspek yang mendukung kejelasan kepemilikan dalam transaksi emas digital.
Pegadaian juga menyebut telah memperoleh sertifikasi ISO 9001:2015 untuk layanan kustodi (custody services). Sertifikasi ini berkaitan dengan penerapan standar manajemen mutu dalam proses penerimaan, pengujian kemurnian, administrasi, penyimpanan, hingga pengamanan aset emas.
Peluncuran ATM Emas menjadi bagian dari upaya Pegadaian memperluas akses investasi yang sebelumnya banyak dilakukan melalui layanan konvensional menjadi layanan yang terintegrasi dengan teknologi digital. Fleksibilitas transaksi juga diharapkan dapat menjangkau kalangan milenial hingga Generasi Z yang semakin akrab dengan layanan keuangan berbasis aplikasi.
Sebagai pelopor layanan bank emas di Indonesia, Pegadaian terus mengembangkan produk dan layanan investasi, mulai dari Tabungan Emas, Cicil Emas, hingga berbagai layanan usaha bullion. Melalui integrasi aplikasi Tring! dan jaringan ATM Emas, perusahaan berharap masyarakat semakin mudah memiliki, mengelola, dan mengakses aset emas.
Kehadiran ATM Emas ini sekaligus menandai perkembangan baru layanan investasi emas di Indonesia, dengan menggabungkan kemudahan transaksi digital dan akses langsung terhadap emas batangan fisik. (*)







