Mukhlis Basri Ingatkan Warga Lampung Waspada Abu Krakatau

Headline, Lampung622 Dilihat

BANDAR LAMPUNG, – Sebaran abu vulkanik akibat aktivitas erupsi Anak Gunung Krakatau mulai menjadi perhatian serius di sejumlah wilayah Provinsi Lampung. Masyarakat, khususnya yang berada di wilayah pesisir dan daerah yang terdampak sebaran abu, diminta tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan.

Anggota DPR RI Komisi V, Drs. H. Mukhlis Basri, mengatakan pihaknya terus memantau perkembangan aktivitas vulkanik Anak Gunung Krakatau melalui koordinasi dengan BMKG dan Basarnas.

Menurut Mukhlis, berdasarkan informasi dan pemantauan yang dilakukan, kolom abu vulkanik terbawa angin ke arah barat daya sehingga berpotensi memengaruhi sejumlah wilayah di Lampung bagian selatan dan timur.

“Sebagai wakil rakyat di Komisi V yang membidangi kebencanaan dan mitigasi, kami terus memantau perkembangan Anak Gunung Krakatau. Berdasarkan data BMKG dan PVMBG, kolom abu memang terbawa angin ke arah barat daya hingga terasa di wilayah Lampung bagian selatan dan timur,” ujar Mukhlis Basri, Minggu (6/9/2026).

Mukhlis mengingatkan masyarakat agar tidak panik, tetapi tetap mengambil langkah pencegahan untuk mengurangi risiko paparan abu vulkanik.

Pertama, masyarakat diminta tetap tenang namun waspada dan hanya mengikuti informasi dari sumber resmi seperti BMKG, PVMBG, BPBD, serta pemerintah daerah. Masyarakat juga diminta tidak mudah mempercayai maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

Kedua, warga yang beraktivitas di luar rumah disarankan menggunakan masker dan kacamata, terutama anak-anak, lansia, serta masyarakat yang memiliki gangguan pernapasan.

Ketiga, masyarakat diminta melindungi sumber air dan ternak dengan menutup tempat penampungan air serta memastikan pakan ternak tidak terpapar abu vulkanik.

Keempat, warga di kawasan pesisir Selat Sunda diminta menyiapkan tas siaga bencana dan mengenali jalur evakuasi tsunami sebagai bagian dari kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana.

BACA JUGA:  Kota Metro Jadi Salah Satu dari Tiga Daerah di Lampung Peraih Sertifikat KKPA 2025

“Komisi V DPR RI mendukung penuh langkah cepat BMKG dalam memberikan peringatan dini dan Basarnas yang sudah menyiagakan personel di titik-titik rawan. Keselamatan warga adalah prioritas utama,” tegas politisi asal Lampung tersebut.

Selain meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan, Mukhlis juga mendorong pemerintah daerah bergerak cepat melakukan mitigasi.

Pemerintah Provinsi Lampung bersama pemerintah kabupaten dan kota diminta segera mengaktifkan posko siaga serta memperkuat sosialisasi kepada masyarakat, khususnya desa-desa yang berpotensi terdampak sebaran abu.

Di sisi lain, Kementerian PUPR didorong menyiapkan langkah antisipasi terhadap kemungkinan gangguan pada infrastruktur, terutama sistem drainase dan sumber air baku yang berpotensi terganggu akibat endapan abu.

Sementara itu, sektor transportasi laut juga menjadi perhatian. Kementerian Perhubungan diminta terus memantau kondisi dan keselamatan pelayaran di kawasan Selat Sunda.

Mukhlis menegaskan bahwa kesiapsiagaan tidak boleh menunggu sampai kondisi memburuk. Pengalaman menghadapi aktivitas vulkanik Anak Gunung Krakatau sebelumnya, menurut dia, harus menjadi pelajaran penting bagi pemerintah dan masyarakat.

“Kita harus belajar dari erupsi sebelumnya. Mitigasi dan kesiapsiagaan adalah kunci. Pemerintah pusat dan daerah harus hadir melindungi rakyat,” pungkasnya.

Masyarakat diimbau terus memantau perkembangan situasi melalui kanal resmi pemerintah dan tidak menjadikan informasi dari media sosial yang belum terverifikasi sebagai rujukan utama.

Untuk laporan dan informasi kebencanaan di daerah, masyarakat dapat menghubungi BPBD Provinsi Lampung serta mengikuti informasi resmi BMKG dan PVMBG.

Kalau Anda mau, saya juga bisa ubah menjadi versi lebih “meledak” ala headline media online, lengkap dengan 5 pilihan judul, subjudul, dan lead yang lebih viral/clickable. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *