Peringati Hari Anak Nasional, LPKA Bandar Lampung Beri Remisi untuk 45 Anak Binaan, Satu Langsung Bebas

Bandar Lampung – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Bandar Lampung memperingati Hari Anak Nasional 2026 dengan memberikan remisi kepada 45 anak binaan, Kamis (23/7/2026).

Dari jumlah tersebut, satu anak binaan langsung menghirup udara bebas setelah menerima remisi, sementara 44 lainnya memperoleh pengurangan masa pidana selama satu hingga dua bulan.

Kepala LPKA Kelas II Bandar Lampung, Ari Febria, mengatakan pemberian remisi merupakan bentuk penghargaan bagi anak binaan yang telah menunjukkan perubahan perilaku dan aktif mengikuti program pembinaan selama menjalani masa pembinaan.

“Sebanyak 45 anak binaan menerima remisi. Satu orang langsung bebas pada hari ini, sedangkan 44 lainnya mendapatkan remisi satu hingga dua bulan,” ujar Ari usai kegiatan di ruang kerjanya.

Remisi secara simbolis kepada anak binaan yang langsung bebas diserahkan oleh Wakil Gubernur Lampung didampingi Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Lampung.

Ari menjelaskan, penerima remisi telah memenuhi persyaratan administratif dan substantif, di antaranya berkelakuan baik serta aktif mengikuti seluruh program pembinaan yang diselenggarakan di LPKA.

“Mereka menunjukkan perilaku yang baik dan mengikuti seluruh kegiatan pembinaan dengan optimal, sehingga layak diusulkan menerima remisi dalam rangka Hari Anak Nasional,” katanya.

Selain pemberian remisi, peringatan Hari Anak Nasional di LPKA juga diisi dengan berbagai penampilan seni dari anak binaan, seperti marawis dan tari Saman.

Penampilan tersebut menjadi bukti bahwa proses pembinaan tidak hanya menitikberatkan pada pembentukan karakter, tetapi juga penguatan nilai-nilai keagamaan dan pelestarian budaya.

“Marawis mencerminkan pembinaan keagamaan yang mereka jalani, sedangkan tari Saman menunjukkan anak-anak tetap diberikan ruang untuk mengenal dan melestarikan budaya Indonesia,” jelas Ari.

Melalui peringatan Hari Anak Nasional, Ari berharap masyarakat semakin peduli terhadap masa depan anak-anak, termasuk mereka yang sedang menjalani pembinaan.

BACA JUGA:  Unila-BRIN Perkuat Kolaborasi Riset Cassava

“Pesan kami sesuai tema Hari Anak Nasional tahun ini, yakni Sayangi Anak, Peduli untuk Kemajuan Bangsa. Anak-anak adalah generasi penerus yang harus diberi kesempatan untuk berubah dan menjadi pribadi yang lebih baik,” pungkasnya. (Rud)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *