Tim SAR Gabungan Temukan Korban Terseret Ombak di Pantai Batu Rame Kalianda

Lampung Selatan — Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan korban terseret ombak di Pantai Batu Rame, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan, dalam kondisi meninggal dunia pada Rabu (25/3) siang.

Korban diketahui bernama Muhammad Syafiq Sahreza (16), warga Desa Sidoharjo, Dusun Jogja, Kecamatan Way Panji Kab. Lampung Selatan.

Peristiwa bermula pada Selasa (24/3) sekitar pukul 17.47 WIB, saat korban berenang bersama rekan-rekannya di Pantai Bintaro.

Nahas, korban terseret arus dan hilang dari pengawasan. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke petugas Damkar Lampung Selatan dan diteruskan ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Lampung.

Kepala Kantor SAR Lampung melalui Komandan Pos SAR Bakauheni Rezie Kuswara menyampaikan bahwa pihaknya segera mengerahkan tim rescue dari Pos SAR Bakauheni menuju lokasi kejadian setelah menerima laporan.

“Begitu informasi diterima, tim langsung bergerak cepat ke lokasi untuk melakukan pencarian bersama unsur SAR gabungan. Pencarian dilakukan dengan metode penyisiran darat dan laut sesuai rencana operasi,” ujarnya.

Namun, upaya pencarian pada malam hari sempat dihentikan karena kondisi ombak yang tinggi serta minimnya penerangan di lokasi. Pencarian kemudian dilanjutkan pada pagi harinya dengan pembagian area berdasarkan prediksi pergerakan korban (SAR Map Prediction).

Setelah dilakukan pencarian intensif, korban akhirnya ditemukan pada pukul 13.15 WIB, sekitar 500 meter dari lokasi kejadian awal. Selanjutnya, jenazah korban dievakuasi dan dibawa ke RSUD Bob Bazar Kalianda untuk penanganan lebih lanjut.

Kantor SAR Lampung mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di pantai, terutama saat kondisi gelombang sedang tinggi. “Kami mengingatkan masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan dan memperhatikan kondisi cuaca serta peringatan yang ada guna menghindari kejadian serupa,” kata Rezie.

BACA JUGA:  Ops Keselamatan Krakatau Pastikan Kesehatan Personel Operasi Dan Driver Bus Transportasi Umum

Dengan ditemukannya korban, operasi SAR resmi diusulkan dihentikan dan dinyatakan selesai serta seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke satuannya masing-masing. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *