Kejati Jabar Usut Korupsi 5.000 Ton Gula Rugikan Negara Rp50 M

Kejati Jabar Usut Korupsi 5.000 Ton Gula Rugikan Negara Rp50 M

127
0
BERBAGI
Pabrik gula PT PG Rajawali II di Kabupaten Majalengka

Bandung, (Warta Viral) – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat mengusut kasus dugaan korupsi atas potensi kerugian negara sebesar Rp50 miliar atas pembelian 5.000 ton gula di anak perusahaan PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI), yakni PT PG Rajawali Cirebon.

“Kasus tersebut merugikan negara sebesar 50 miliar rupiah,” ujar Kasipenkum Kejati Jawa Barat, Dodi Gazali, di Bandung, Jumat (22/10).

Kasusnya terjadi sekitar bulan November hingga Desember 2020. Kata Dodi ada penyimpangan dalam pengeluaran DO gula dari PT PG Rajawali II kepada PT Mentari Agung. Saat itu, PT Mentari Agung mengeluarkan tiga lembar cek kosong sebagai penyetoran pembayaran gula. Cek itu diberikan tanpa dilakukan pemeriksaan oleh PT PG Rajawali II.

Kata Dodi, selanjutnya pihak PT PG Rajawali II diduga menerbitkan DO gula yang berakibat keluarnya gula sebanyak 5.000 ton tanpa pembayaran hingga menyebabkan kerugian negara sebesar Rp50 miliar.

“Pengeluaran DO gula tersebut dilakukan tanpa memperhatikan prinsip good corporate governance atau mengabaikan ketentuan SOP lainnya,” kata Dodi.

Dodi mengatakan sampai saat ini pihaknya telah memeriksa sebanyak dua puluh orang saksi. Hanya saja, Kejati Jabar belum menetapkan satu orang pun tersangka atas kasus rampok uang rakyat tersebut. (Rekson)

TIDAK ADA KOMENTAR

Comments are closed.