Walikota Diminta Tindak Oknum Bekingi Bangunan Tak Berizin

Walikota Diminta Tindak Oknum Bekingi Bangunan Tak Berizin

172
0
BERBAGI
Bangunan Tanpa Izin Mendirikan Bangunan (IMB) di GG Pancing nomor 19 Rawasari, Jakarta Pusat.

Jakarta, (Warta Viral) – Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Anti Korupsi (GAK) Jakarta, Kampanye Sitanggang mendesak Walikota Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat untuk segera menyegel 5 unit bangunan Tanpa Izin Mendirikan Bangunan (IMB) di GG Pancing nomor 19 Rawasari, Jakarta Pusat.

Pasalnya, sesuai dengan Pergub 128 sudah melarang dan menegaskan sanksi, tetapi pihak pemilik 5 unit bangunan itu tetap membandel menjalankan kegiatan pembangunan.

“Walikota dihimbau untuk memerintahkan Suku Dinas (Sudin) Cipta Karya Tata Ruang dan Pertanahan (Citata) Jakarta Pusat untuk segera menyegel 5 unit bangunan kost di Jalan Percetakan Negara VI GG Pancing 19 Rawasari Kec. Cempaka Putih, Jakarta Pusat,” ujar Kampanye Sitanggang kepada Warta Viral, Kamis (21/10/2021).

Selain itu, Kampanye juga meminta pihak terkait untuk melakukan pengusutan tuntas atas dugaan keterlibatan oknum Pejabat Dinas Citata Kecamatan Cempaka Putih yang disebut-sebut jadi beking pemilik bangunan sehingga kegiatan di lapangan lancar langgeng tanpa ada hambatan.

“Selain menyegel bangunan diharapkan Walikota dan Inspektorat Kota Jakarta Pusat juga segera menyelidiki aliran dana yang semestinya masuk melalui retribusi IMB ke PAD DKI Jakarta. Namun disinyalir kuat lari ke kantung oknum-oknum ASN Citata dari kegiatan ilegal tersebut, ujar kampanye.

Hal yang sama juga dibenarkan oleh Kelapa PT SP Kelurahan Rawa Sari yang menyebut kegitan pembangunan 5 Unit bangunan itu tidak ada perijinan.

“Setahu saya bangunan yang satu yang sudah jadi itu ada IMB lama, yang lainnya belum ada IMB kemaren waktu kita cek di lapangan belum ada bener itu,” jelas kepada wartawan.

Sementara petugas Dinas Citata Kecamatan Cempaka Putih belum dapat dimintai keterangnnya tekait bangunan yang diduga tanpa IMB. di GG Pancing 19.

Ruangan Citata hampir tiap hari tertutup, paling nanti habis Maghrib datang, kata salah satu staf kecamatan bagian penerima surat. (Rekson)

TIDAK ADA KOMENTAR

Comments are closed.