KPK Buka Pintu Aduan Dugaan Korupsi Formula E Anies

KPK Buka Pintu Aduan Dugaan Korupsi Formula E Anies

479
0
BERBAGI
Gubernur DKI Anies Baswedan konvoi mobil listrik.

Jakarta, (Warta Viral) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bisa segera memeriksa validitas dan kelengkapan informasi awal yang diadukan atas pengusutan dugaan korupsi penyelenggaran Formula E yang melibatkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

“KPK mendorong agar penyampaian aspirasi berupa pengaduan dugaan tindak pidana korupsi. Hal ini penting agar kami bisa segera memeriksa validitas dan kelengkapan informasi awal yang diadukan,” ujar Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK bidang Penindakan, Ali Fikri, Rabu (15/9/2021).

Ali Fikri juga mengatakan publik juga bisa memanfaatkan saluran online Pengaduan Masyarakat KPK atau yang dikenal dengan KPK Whistleblower’s System (KWS) melalui http://kws.kpk.go.id, ujarnya.

Sebelumnya elemen masyarakat diantaranya ada GRPB, FORMULA, GJI, GIJ, GN NKRI, BPPRI dan lain lain mendesak agar KPK segera mengusut korupsi Formula E dengan cara unjukrasa meramaikan halaman gedung KPK pada pukul 14.40 WIB, Senin (13/9/2021).

Tuntutan para pengunjukrasa itu setelah mengamati dan mengapresiasi atas hasil pemeriksaaan BPK dengan lembaran No. 178/LHP/XVIIIJKT.2/052021 — 28MEI 2021.

Bahwa memang telah ditemukan sejumlah kejanggalan terkait laporan keuangan Pemprov DKI Jakarta sebagai pelaksana ajang Formula E yang menimbulkan potensi kerugian sebesar Rp. 106.000.000.000.

Selain itu adan beberapa temuan lagi itu yakni:

  1. 10 Temuan kelebihan bayar
  2. 4 Temuan pemborosan
  3. 7 Temuan yang tidak sesuai ketentuan

10 Kelebihan bayar:

  1. Kelebihan bayar PSO (Subsidi) Transjakarta Tahun 2020
  2. Kelebihan bayar atas premi yang bukan tanggungannya kepada BPJS Kesehatan.
  3. Kelebihan pembayaran Insentif Nakes
  4. Kompensasi atas kelebihan bayar premi peserta BPJS Kesehatan
  5. Kelebihan bayar pembangunan system pengolahan air di Kepulauan Seribu
  6. Kelebihan bayar pengadaan elevator RSUD Pasar Rebo
  7. Kompensasi atas kelebihan bayar premi peserta PBI
  8. Kelebihan pembayaran penggantian AC di Jakarta Utara
  9. Kelebihan bayar gaji pegawai Pemprov DKI
  10. Kelebihan pembayaran pengadaan listrik rumah pompa

Komponen biaya Formula E yang ditemukan oleh BPK sebagai 7 temuan yang tidak sesuai ketentuan Itu adalah:

– Commitment fee tahun 2019 Rp. 360.000.000.000.

– Commitment fee tahun 2020 Rp. 396.031.000.000.

– Bank garansi (sudah ditarik kembali) Rp. 423.000.000.000.

– Revitalisasi Monas untuk sirkuit Formula E Rp. 143.000.000.000. – Study kelayakan Rp. 5.000.000.000.

– Sosialisasi Rp. 6.000.000.000.

– Layanan Umum Rp. 10.000.000.000.

TOTAL Rp. 1.327.931.000.000,

Terkait dugaan tindak pidana korupsi pengadaan tanah di Munjul, Pondok Ranggon, Cipayung, Jakarta Timur, Pada Tahun 2019 yang sudah merugikan negara sebesar 152.000.000. (Rekson/Wilson)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY