Formula E Dituding Korupsi, KPK Mana Nyalimu?

Formula E Dituding Korupsi, KPK Mana Nyalimu?

293
0
BERBAGI
Spanduk bertuliskan 'Wanted, KPK Mana Nyalimu?'

Jakarta, (Warta Viral) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dituntut untuk mengusut dugaan korupsi Formula E yang melibatkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Pasalnya, formula E selain tindakan tidak bermoral di tengah pandemi Covid-19 dan juga dituding telah merugikan keuangan negara atas penemuan audit BPK, sebasar Rp 1,3 triliun.

Desakan agar KPK segera mengusut dugaan korupsi Formula E disampaikan para pengunjukrasa yang meramaikan halaman gedung KPK pada pukul 14.40 WIB, Senin (13/9/2021).

Selain massa berteriak-teriak, massa juga membawa spanduk bertulisan ‘Wanted, KPK Mana Nyalimu?’ dengan foto Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

“(Desakan) soal penemuan audit BPK, yang sudah sangat merugikan Rp 1,3 triliun, ya soal penemuan Formula E yang sangat merugikan tak penuhi kebijakan,” ujar teriak peserta aksi bernama Onis.

Sebagaimana diketahui, anggota Fraksi PDI Perjuangan Manuara Siahaan mengatakan, ada potensi pemborosan anggaran hingga Rp 4,48 triliun untuk penyelenggaraan Formula E.

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta ini menyebut potensi pemborosan bisa terlihat dari rangkaian penyelenggaraan Formula E yang digadang berlangsung selama lima musim di DKI Jakarta.

Rinciannya, commitment fee untuk Formula E selama lima tahun memakan anggaran Rp 2,345 triliun, biaya pelaksanaan Rp 1,239 triliun, dan bank garansi sebesar Rp 890 miliar.

Manuara menjelaskan dalam studi kelayakan penyelenggaraan tahun 2020, Pemprov DKI Jakarta tidak memasukan biaya commitment fee, sehingga terlihat ada keuntungan Rp 240 miliar.

Namun setelah dimasukan klausul pembiayaan commitment fee, penyelenggaraan Formula E di tahun 2020 dipastikan rugi senilai Rp 120 miliar. (Rekson)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY