Putra Konglomerat Berbaju Tahanan Narkoba, Intip Bisnisnya

Putra Konglomerat Berbaju Tahanan Narkoba, Intip Bisnisnya

2500
0
BERBAGI

Jakarta, (Warta Viral) – Siapa yang tak kenal dengan Nia Ramadhani dan Anindra Ardiansyah Bakrie alias Ardi Bakrie putra bungsu dari konglomerat Aburizal Bakrie ?

Pasangan Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie sering disebut sebagai pasangan yang ideal dan serasi.

Ardi Bakrie bersama sang istri, Nia Ramadhani dikabarkan ditangkap polisi dengan dugaan penyalahgunaan narkoba.

Polres Metro Jakarta Pusat terus mengembangkan kasus penyalahgunaan narkoba yang melibatkan Nia Ramadhani dan suaminya Ardi Bakri, serta sopirnya ZN (43).

Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie serta ZN berjalan beriringan. Ketiganya dibawa keluar Polres Jakpus pukul 22.00 WIB

“Tersangka RA dan AAB serta drivernya, digiring untuk dibawa dalam rangka pengembangan kasus,” kata Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta AKBP Panji Yoga, Kamis (8/7/2021).

Dalam video yang diterima, ketiga tersangka digelandang oleh petugas menuju tempat pengembangan kasus.

Salah satu tersangka wanita tampak memakai topi dan menggunakan rompi merah. Dua tersangka lainnya menggunakan topi.

 

Nia Ramadhani Berbaju Tahanan

Nia Ramadhani yang mengawali kariernya sebagai seorang aktris menikah dengan seorang pengusaha dan konglomerat dari keluarga Bakrie yaitu Ardi Bakrie.

Pasca menikah dengan Ardi bakrie, Nia Ramadhani pun sempat vakum dari dunia keartisannya.

Namun beberapa tahun belakangan, Nia Ramadhani kembali menghiasi layar kaca.

Ardi Bakrie dikenal sebagai Presiden Direktur dari TV One.

Putra bungsu dari Aburizal Bakrie ini telah menjabat sebagai Presiden Direktur sejak tahun 2007.

Selain mengelola stasiun TV, Ardi Bakrie juga miliki beberapa usaha lainnya.

Usaha ini dipelopori oleh kakek Ardi Bakrie yaitu Achmad Bakrie yang memulai Bakrie Group sejak tahun 1942.

Bakrie Group bergerak di berbagai bidang, di antaranya termasuk pertambangan, migas, properti, infrastruktur, media dan telekomunikasi.

Untuk bidang properti Bakrie memiliki belasan apartemen dan juga tiga hotel bintang lima, Di antaranya adalah,  Pullman Bali Legian Nirwana (Bali), The Grove Suites (Jakarta),  Krakatoa Nirwana Resort (Lampung).

Grup Bakrie telah berhasil mencatatkan 11 perusahaannya di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan menjadi perusahaan publik.

Kesebelasan perusahaan itu di antaranya, Energi Mega Persada (ENRG), Bumi Resources Minerals (BRMS), Bakrie Sumatera Plantations (UNSP), Bumi Resources (BUMI), Intermedia Capital (MDIA), Visi Media Asia (VIVA), Bakrie & Brothers (BNBR), Bakrie Telecom (BTEL), Darma Henwa, Bakrieland Development (ELTY), dan Graha Andrasentra Propertindo (JGLE).

Mertua Nia Ramadhani, Aburizal Bakrie yang akrab disapa Ical itu mulai masuk jajaran orang terkaya versi Forbes pada tahun 2006.

Ical yang kala itu menjabat sebagai Menko Kesra menempati posisi keenam orang terkaya di Indonesia dengan kekayaan sekitar US$ 1,2 miliar.

Kekayaan Ical dalam setahun terus bertambah berkat salah satu anak usaha PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) di industri tambang, PT Bumi Resources Tbk (BUMI).

Di 2007, saham BUMI terus menanjak naik dari tahun 2004 sekitar Rp 300 per lembar menjadi Rp 5.900 per saham.

Alhasil, pada 2008 Gelar sebagai orang terkaya Indonesia tidak lagi disandang Ical. Forbes mencatat kekayaan pria yang memiliki kerajaan bisnis Grup Bakrie ini, berkurang banyak dibanding 2007. Peringkat Aburizal Bakrie merosot dari nomor satu menjadi sembilan.

Akan tetapi, setahun setelah krisis ekonomi global, Ical berhasil naik peringkat orang terkaya Indonesia di 2009.

Nilai kekayaan Aburizal meningkat tajam dibandingkan si 2008 yang hanya US$ 850 juta, dan ada di posisi ke-8. Pada 2009, Ical berada di posisi ke-4 dengan nilai kekayaan US$ 2,5 miliar.

Kekayaan Ical secara perlahan terus merosot, sampai 2011, posisi Ical pun terlempar ke nomor 30, dengan kekayaan ‘hanya’ US$ 890 juta. Jumlah itu berarti turun hingga US$ 1,2 miliar sekitar Rp 10,8 triliun atau sekitar 57% dibandingkan kekayannya pada 2010.

Kini, di 2012 apakah Ical masih masuk dalam jajaran bergengsi tersebut? Kekayaan Ical dan keluarganya kembali merosot gara-gara menjaminkan aset demi cari utang, termasuk untuk BUMI. (Rekson)

TIDAK ADA KOMENTAR

Comments are closed.