Pelaku Hipnotis Minta Transfer Dana ke Rekening Tokopedia

Pelaku Hipnotis Minta Transfer Dana ke Rekening Tokopedia

874
0
BERBAGI

Bekasi, (Warta Viral), – Aksi hipnotis kembali terjadi di Kota Bekasi hari ini Jumat (25/6/2021).

Kali ini korbannya salah seorang mahasiswa berinisial Vid warga Kapling Pesona, Kelurahan Harapan Jaya, Bekasi Utara mengalami kerugian uang mencapai Rp 2.800.000 lebih.

Sesuai bukti pembayaran di Tokopedia, pelakunya diketahui bernama Muhamad Rasyid dengan nomor ID Transaksi : PLS1766265042 dan kode pembayaran : AC081389932468.

Modusnya, pelaku dalam melakukan aksi hipnotisnya memperdayai korbannya via telepon seluler dengan nomor telepon seluler 082384802386 mengaku anggota Polres bernama pak Hendra.

“Pelakunya yang mengaku polisi itu mengatakan ke saya, kalau pak Arifin teman ayah saya sudah ditangkap polisi di Pos Polisi Bulan Bulan Bekasi dan harus mentransfer sejumlah uang supaya dia bisa dibebaskan”, ujar korban Vid.

Saat dihipnotis, saya sepertinya lemas tidak berdaya seperti linglung dan menuruti kemauan pelaku.

Tak banyak pikir, saya saat itu saya langsung panik berusaha mencari uang. Hingga akhirnya saya mendatangi Alpa Mart yang beralamat di Perumahan Pesona Angrek Harapan Blok B, no 20/1, Bekasi Utara untuk melakukan pembayaran, ujar Vid.

Di Alfa Mart, saya dibantu karyawannya untuk melakukan transaksi transfer dana ke rekening Tokopedia atas nama Muhamad Rasyid sebesar Rp 2 juta tanggal 25 Juni 2021, ujar Vid.

Sedangkan uang yang Rp 800.000 lagi itu saya transfer melalui bank Permata dengan nomor rekening 8528082123503254 atas nama DNID YULXXXX tanggal 25 Juni 2021.

Tadi sore, kata Vid, setelah saya mendatangi rumah pak Arifin teman ayah itu, apakah benar dia sudah dibebaskan Polisi,? ternyata pak Arifin tidak benar ditangkap polisi. Disitulah saya baru sadar kalau saya sudah kena tipu orang.

Salah seorang karyawati Alfa Mart Perumahan Pesona Agrek yang namanya tidak disebut mengatakan kepada wartawan juga mengatakan kalau Vid adalah korban hipnotis.

“Saya juga dimaki-maki sipelaku hipnotis minta segera melakukan pembayaran. Kalau saat itu saya tidak stop pembayaran transfer, mungkin kerugian korban semakin banyak, ujarnya.

Sedangkan Manager Alfa Mart Perumahan Pesona Angrek kepada wartawan mengatakan, berharap pelakunya segera ditangkap Polisi.  (Rekson)

TIDAK ADA KOMENTAR

Comments are closed.