Pembudidaya Ikan Guppy Butuh Bantuan Pemerintah

Pembudidaya Ikan Guppy Butuh Bantuan Pemerintah

369
0
BERBAGI

Bekasi, (Warta Viral) – Di masa pandemi covid -19, membuat orang semakin banyak waktu berkegiatan di rumah, salah satunya adalah bisnis membudidaya Ikan hias jenis Guppy.

Ade Sudarjo sebagai CEO sekaligus Ketua RT 008 RW 036 di Perumahan Villa Gading Harapan (VGH), Babelan, Kabupaten Bekasi mengeluguti bisnis budidaya Ikan jenis Guppy untuk tujuan mengispirasi anak-anak muda yang ada di lingkungan RT 008/036 untuk ikut berbisnis budidaya ikan hias tersebut.

“Saat sejumlah usaha gulung tikar, justru budidaya ikan Guppy semakin menjanjikan, tetap berkembang, tetap digemari, bahkan melejit. Peluang bisnis ikan hias menjadi ladang usaha yang menjanjikan di tengah pandemi. Tren penjualan ikan hias terus meningkat baik dari segi kuantitas maupun harga dan di senangi oleh lapisan masyarakat,” ujar Ade Sudarjo kepada Warta Viral, Jumat (22/01/2021).

Ade sangat berharap agar pemerintah daerah dan pusat dapat menyalurkan bantuan bagi usaha pembudidaya ternak ikan Guppy di tengah krisis akibat pandemi Covid-19 ini, perbedaannya penjualan saya sebelumnya Pandemi sangat jauh, bisa tiga kali lipat.

Menurut Ade pembudidaya ikan hias harus memiliki sikap yang inovatif, pantang menyerah juga kreatif, kemampuan inilah yang di terapkan pada anak-anak muda yang ada di lingkungan RT 008/036.

Setiap satu jenis ikan hias tentu ada masanya, cara menyikapi nya harus mengikuti trend dan kebutuhan pasar, hal ini lah yang membuatĀ  budidaya ikan hias saya bertahan sejak adanya corona covid 19 hingga sekarang bertambah banyak dan sudah tersebar di seluruh wilayah Indonesia, ujar Ade.

Perawatan ikan guppy ini juga terbilang mudah, yang terpenting adalah bagaimana bisa menjaga kebersihan aquarium atau kolam, dan memberi makan ikan guppy 3 kali sehari yang juga diselingi dengan berbagai makanan protein ikan guppy. Biasanya waktu pembibitan hingga siap jual menghabiskan waktu hingga tiga sampai empat bulan, ujar Ade. (Hasanudin. SH MH.)

TIDAK ADA KOMENTAR

Comments are closed.