Warga Desa Kalang Tangkap Ular Phyton Sepanjang 4 Meter

Warga Desa Kalang Tangkap Ular Phyton Sepanjang 4 Meter

644
0
BERBAGI

Dairi, (Warta Viral) – Sekitar pukul 9 pagi Rabu (16/12/2020), warga Dusun I Kalang Jehe Desa Kalang Kecamatan Sidikalang mendadak di gemparkan oleh penangkapan seekor ular Phyton besar dengan panjang 4 meter.

Penangkapan ular buas itu sempat menjadi tontonan warga dan di duga ular itu sudah sering memangsa ternak.

Sebelum ditangkap ular tersebut sempat menelan bebek sebanyak 2 ekor, hal ketahuan setelah ular tersebut memuntahkan 2 ekor bebek selain itu juga telah membunuh bebek sebanyak 3 ekor.

Menurut keterangan warga selama ini mereka sudah sering kehilangan ternak peliharannya, seperti ayam, bebek dan angsa.

Namun mereka tidak pernah curiga jika selama ini ternaknya habis di mangsa oleh ular .

“Kuta sudah sering kehilangan ternak, seperti angsa, ayam, dan bebek” celetuk salah seorang warga.

Kepada wartawan, Nainggolan yang berhasil menangkap ular tersebut mengatakan, saat akan di tangkap ular sempat beberapa kali mengadakan perlawan dengan berusaha mematok dirinya dan akhirnya dengan peralatan seadanya Nainggolan berhasil melumpuhkan perlawanan sang ular dan kemudian membawanya pulang ke kampung dan sempat menjadi tontonan warga.

“Saya sempat di lawan dengan beberapa kali patoaknnya di arahkan ke saya ” ujarnya.

Selanjutnya di katakan Nainggolan sebelum di tangkap , ular Phyton tersebut memuntahkan 2 ekor bebek yang sempat di telannya dan ternyata ular buas itu telah membunuh 3 ekor bebek , hal itu terlihat jelas 3 ekor bangkai bebek tergeletak di dekat ular .

Ada lima ekor bebek yang sudah di bunuh ular itu, 2 ekor sudah sempat di telan dan tiga sudah mati di dekat ular itu, jelasnya.

Nainggolan mengatakan, selain ular yang berhasil di tangkapnya, kemungkinan masih ada ular besar lainnya yang masih berkeliaran yang suka memangsa ternak dan rencananya dia akan memelihara ular yang berhasil di tangkapnya. “Kemungkian masih ada pasangannya”singkatnya. (Kris)

TIDAK ADA KOMENTAR

Comments are closed.