Sidak Anggota DPRD Karimun di Bekas Tambang Pasir Moro Dipertanyakan, Warga: Untuk Kepentingan Siapa?

Karimun – Inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan anggota DPRD Kabupaten Karimun Nur Hidayat bersama sejumlah rekannya di lokasi bekas pertambangan pasir darat PT Terida, Kecamatan Moro, menuai tanda tanya di tengah masyarakat. Aksi tersebut bahkan memicu spekulasi soal kepentingan di balik kunjungan tersebut.

Informasi yang dihimpun media ini menyebutkan, sidak dilakukan pada Sabtu, 17 Januari 2026. Namun, alih-alih mendapat apresiasi, langkah para wakil rakyat itu justru dipertanyakan sejumlah tokoh masyarakat setempat.

Salah seorang tokoh masyarakat Moro, Rahman, secara terbuka mempertanyakan maksud dan tujuan sidak tersebut. Menurutnya, DPRD dipilih oleh rakyat untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat, bukan justru menimbulkan polemik baru.

“Setahu saya, DPR itu dipilih rakyat untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat, bukan membuat kegaduhan. Ini jadi susah kalau anggota DPR kurang paham hukum ketatanegaraan. Ada kepentingan apa sebenarnya?” ujar Rahman.

Ia juga menyinggung kondisi warga yang terdampak banjir akibat hujan lebat beberapa waktu lalu. Rahman mempertanyakan mengapa anggota DPRD tidak turun langsung melihat rumah-rumah warga yang terendam air.

“Kemarin hujan lebat, air masuk ke rumah warga. Kenapa anggota DPRD tidak turun melihat kondisi masyarakat? Ini yang seharusnya jadi perhatian,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Rahman menyoroti posisi Nur Hidayat di DPRD Karimun yang disebut bertugas di bidang pendidikan, kebudayaan, dan kesehatan. Menurutnya, sidak ke lokasi bekas tambang pasir darat tersebut menimbulkan tanda tanya besar di kalangan masyarakat.

“Fungsi beliau di DPRD kan pendidikan, kebudayaan, dan kesehatan. Kenapa malah sidak bekas tambang pasir darat? Apakah ini pencitraan atau ada kepentingan lain?” katanya.

Rahman juga menyebut masyarakat Moro sudah cukup memahami dinamika investasi di daerah mereka. “Kita paham-paham saja, investor kan sudah masuk. Jangan sampai sidak ini hanya cari panggung di tengah masyarakat,” tambahnya.

BACA JUGA:  Hanan A Rozak: Jadikan Golkar Sebagai Rumah Bersama dan Aspirasi Masyarakat

Sementara itu, tiga pejabat di Kecamatan Moro yang dimintai keterangan oleh media ini mengaku tidak mengetahui adanya sidak yang dilakukan anggota DPRD Kabupaten Karimun tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Nur Hidayat maupun pihak DPRD Kabupaten Karimun terkait tujuan dan hasil sidak di bekas lokasi tambang pasir darat PT Terida itu. (Rudi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *