Cianjur, (Warta Viral) – Sisi lain gempa berskala 5,6 skala Richter yang menghancurkan Cianjur, pada Senin, 21 November 2022, yang menakjubkan adalah keberadaan Gereja St. Petrus Cianjur yang tetap berdiri kokoh dan mulus saat gempa menghancurkan kota itu. Semua mata tertuju ke kota itu karena lebih 270 korban meninggal dan hilang.

Berdasarkan video yang ditayangkan oleh channel YouTube Katolikku Keren (23 November 2022), Bagian Altar, Salib Yesus Kristus dan Patung Bunda Maria tetap berdiri kokoh dan mulus, tidak tersentuh gempa sedikitpun.

Benda-benda Kudus yang pernah difitnah dikatai memiliki jin kafir dan roh jahat oleh Ustad Abdul Somad dan Daniel Mananta tersebut tetap kokoh tegak tak lecet sedikitpun.

Romo Emano dalam tayangan di Channel YouTube Romeo Marthin Ano (23 November 2022) mengatakan bahwa Gempa di Cianjur adalah Jawaban Tuhan untuk Ustad Somad.

“Menurut saya, ketika terjadi gempa bumi di Cianjur, tuhan mau berbicara kepada kita, kepala Daniesl Mananta, dan ustad Somad, bahwa ini lho, bahwa di balik salib dan patung bunda Maria ada kekuatan ilahi yang bekerja. Buktinya gempa tidak merobohkan dan tidak menggangu gereja sama sekali,” ujar Romo Emano

“Dan itulah yang Tuhan mau tunjukkan ketika ada gempa di Cianjur dan Gereja itu namanya Gereja Santu Petrus, sama dengan kita punya,” jelas Romo.

“Saya merenungkan dan memaknai bahwa inilah jawaban Tuhan. Karena kalau tidak ada kekuatan Allah di balik Salib, kenapa gempa yang begitu hebat kemudian tidak merobohkan.

Dan dulu ketika ada gempa bumi di Sulawesi juga, lagi-lagi yang tetap aman itu salib. Adanya Allah di balik Salib itu merupakan sebuah kebenaran bagi orang Beriman,” ujar Romo.

“Jadi untuk kita orang yang percaya, bahwa di balik Salib ada Allah yang tampak, itu memang benar. Dan itu menurut pengakuan kita,” ujar Romo.

Penulis : Rekson Hermanto