Bekasi, (Warta Viral) – Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mau pelesiran atau berlibur ke luar negeri di lingkup Pemkot Bekasi harus memedomani Permendagri No 41/2015 yaitu menyangkut izin dari pejabat berwenang serta surat edaran Kemendikbud.

“Bila seorang ASN melakukan perjalanan ke luar negeri tanpa izin dari pejabat yang berwenang bisa dikenakan sanksi disiplin sesuai peraturan perundang-undangan,” ujar Hisar Pardomuan, Ketua Dewan Pimpinan Cabang Ruang Jurnalis Nusantara (RJN) Bekasi Raya kepada Warta Viral, Senin (31/10/2021).

Hal itu diutarakan Hisar Pardomuan terkait viralnya kunjungan wisata rohani ke beberapa situs peninggalan sejarah di Kota Ankara, negara Turki oleh para kepala sekolah SMK Negeri di Kota Bekasi yang tergabung di MKKS-SMK Kota Bekasi pada tanggal 15 September 2022 yang lalu.

Menurut Hisar, ada sejumlah ketentuan yang mesti diikuti ASN yang akan berpergian ke luar negeri. Pegawai ASN yang melaksanakan perjalanan ke luar negeri harus terlebih dahulu memperoleh izin tertulis dari Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) atau pejabat yang diberikan delegasi kewenangan di bidang kepegawaian di lingkungan instansi masing-masing.

“Namun, karena ASN, para kepala sekolah SMK Negeri di Kota Bekasi yang tergabung di MKKS-SMK Kota Bekasi tidak memiliki izin keluar negeri, saya akan melaporkan mereka kepada Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat dan instansi terkai untuk diproses sesuai sangsi disiplin ASN”, ujar Hisar.

“Sesuai Permendgari No 41 Tahun 2015 tersebut, ada tiga alasan penting izin cuti ke luar negeri yang dapat diberikan kepada seorang ASN. Yaitu untuk melaksanakan ibadah agama (seperti menunaikan ibadah haji dan umroh), dan kepentingan lainnya”, ujar Hisar.

“Saya sudah meminta bukti izin perjalanan para kepala SMK kepada Ketua MKKS-SMK Kota Bekasi. Namun, Ketua MKKS-SMK Kota Bekasi tidak dapat memberikannya bukti surat izin secara tertulis, karena kuat dugaan mereka tidak mengantongi izin atau ilegal.

Sebaliknya, Ketua MKKS-SMK Kota Bekasi hanya memberikan surat klarifikasi tanpa melampirkan bukti izin tertulis dari pejabat yang diberikan wewenang terkait izin bepergian ke negara Turki, inilah surat klarifikasi Ketua MKKS-SMK Kota Bekasi yang berbunyi sebagai berikut:

Penulis: Rademan

Editor: Rekson Hermanto