Jakarta, (Warta Viral) – Sejak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penyelidikan atas dugaan korupsi proyek Formula E yang digagas oleh Anies Baswedan, belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka.

Usut punya usut, ternyata proses hukum di KPK mandek akibat disusupi ulah penghianat yang menghambat proses hukum. Para penghianat tersebut nama-namanya sudah disebutkan oleh Prof. Romli Atmasasmita.

Romli Atmasasmita menyebutkan ada pengkhianat di tubuh KPK yang menghambat penyelesaian kasus Formula E. “Ini saya buka saja. Pengkhianat itu bekas anak buah Bambang Widjojanto, Saut Situmorang dan Abraham Samad,” ujar Prof Romli dalam Diskusi Hukum Wartawan Metropolitan yang dikutip dari KL, Sabtu (15/10/2022).

Sebelumnya, Kelompok massa tergabung dalam Satgas Pemburu Koruptor melakukan unjukrasa di KPK. Dalam aksi, mengingatkan KPK main-main untuk mengusut dugaan korupsi Formula E.

“KPK jangan takut teror, maju terus pantang mundur. KPK harus berani buka seterang-terangnya kasus Formula E ini, harus berani jerat siapapun yang korupsi memakan duit rakyat,”ujar Koordinator Aksi Ali Ibrahim. .

Sementara Wakil Ketua KPK Alexander Marwata sudah berjanji membuka hasil penyelidikan Formula E ke publik agar tidak dicurigai masyarakat melakukan kriminalisasi terhadap Anies Baswedan.”Kasus sudah sedikit terungkap, kami sedang mempertimbangkan juga ya bagaimana kalau proses lidik (penyelidikan) kita buka saja? kan gitu. Supaya masyarakat tahu apa sih hasil dari lidik itu yang sudah diperoleh KPK,” ujar Alexander.

Penulis: Rekson Hermanto