Jakarta, (Warta Viral) – Pandapotan Maruli Asi Nababan atau lebih dikenal Panda Nababan seorang Politikus senior PDI Perjuangan mengungkapkan kisah perjalanan hidupnya dan cerita konflik Luhut Binsar Panjaitan dan Surya Paloh dalam buku berjudul ‘Panda Nababan Lahir Sebagai Petarung, yang dikutip Warta Viral dari web stylo, pada Selasa (4/10/2022).

“Menurut kawan saya, Luhut dan Surya bahkan sempat akan berkelahi secara fisik di Hotel Borobudur Jakarta, Luhut nyaris melayangkan bogem ke Surya Paloh, gara-gara pengusaha Tomy Winata, ” ujar Panda.

Panda Nababan menguraikan cerita itu bukan mengada-ada, walaupun pertikaian itu berhasil dicegah.

Panda yang memulai karir politiknya sebagai wartawan ini bukan cuma satu kali menyinggung pertikaian di antara Luhut dan Surya Paloh.

Setelah mendapatkan informasi bentrok fisik yang nyaris terjadi itu, Panda melakukan konfirmasi kepada kedua politikus yang mengawali karir sebagai kader Partai Golkar itu.

Bogem Luhut yang nyaris melayang ke Surya Paloh terjadi pada saat menjelang Munas Golkar yang digelar tahun 2014.

“Ketika Jokowi belum lagi genap dua bulan sebagai presiden di periode pertamanya, misalnya, saya informasikan mengenai konflik yang terjadi antara Luhut dan Surya Paloh, menjelang Munas Golkar tahun 2014. Partai Golkar ketika itu memang sedang kisruh karena terjadi polarisasi terkait akan diadakannya pemilihan ketua umum baru.” ujar Panda.

Panda menyebutkan, pengusaha Tomy Winata saat itu menjadi saksinya. Sebab, Tomy Winatalah yang kala itu mempertemukan Luhut dan Surya Paloh untuk menjadi penengah. Panda juga menceritakan, dia sudah mengkonfirmasi cerita konflik ini secara langsung kepada Tomy Winata.

Dari hasil konfirmasi kepada Tomy Winata itu, Panda menuliskan hasilnya. Dia memberikan kutipan ulang atas peristiwa perkelahian yang nyaris meledak di hotel milik Tomy Winata tersebut

“Aduh, Pak Panda, maksud saya sebenarnya baik, saya mau mempertemukan mereka karena keduanya kan sama-sama teman. Tapi saya tidak menyangka keduanya malah jadi ribut. Menyesal juga saya,” tulis Panda.

Usai mendapatkan cerita Tomy Winata, Panda pun menjumpai Surya Paloh. Surya Paloh menuturkan kepada Panda bahwa peristiwa itu hanya membuatnya malu. Panda mengatakan saat itu meminta Surya Paloh untuk tak malu, karena perbedaan pendapat merupakan hal wajar.

Ujung-ujungnya, Surya Paloh mau buka suara. Panda mengatakan Surya Paloh sebagai orang yang dibesarkan oleh Golkar kala itu mengaku merasa masih memiliki tanggung jawab saat internal Golkar bermasalah. Hal itulah yang memicu Luhut, yang merupakan kader Golkar, berang ke Surya Paloh.

Tanpa ingin cuma mendapat informasi dari satu pihak, Panda pun mendatangi Luhut Binsar. Saat itu, cerita Panda, Luhut menyangka Surya Paloh mengadu mengenai pertikaian keduanya itu. Panda pun saat itu langsung tegas membantah.

Luhut Binsar bercerita kepada Panda mulanya hanya mengingatkan Surya Paloh untuk tidak lagi cawe-cawe dengan urusan Golkar. Tetapi, menurut Luhut, Surya Paloh kala itu tetap berkeras.

“Tapi, dia keras kepala, Pan. Padahal, apa pun alasannya, apa pun pembenarannya, dia enggak ada urusan lagi sama Golkar,” begitu kata Luhut saat itu yang ditulis ulang oleh Panda.

Usai memperoleh informasi dari kedua belah pihak, Panda lantas menceritakan kembali perihal konflik Luhut dengan Surya Paloh ke Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Panda mengaku merasa memiliki tanggung jawab moral untuk menyampaikan perihal konflik dua orang itu ke Jokowi. Sebab, baik Luhut maupun Surya Paloh adalah tokoh-tokoh yang nantinya kerap berhubungan dengan Presiden.

“Jadi, bagus juga Presiden Jokowi mengetahui apa yang terjadi atas beberapa kelakuan ‘teman baru’ dalam perpolitikan tingkat tinggi ini,” kata Panda dalam bukunya.

Pengusaha yang disebut nyaris membuat Luhut Binsar melayangkan bogem mentah ke Surya Paloh bukanlah sosok sembarangan. Dia adalah Tomy Winata.

Sebetulnya, berdasarkan cerita Panda. Niat Tomy Winata baik. Dia yang berteman baik dengan Luhut Binsar dan Surya Paloh tak ingin ada konflik di antara sahabatnya. Namun, upaya Tomy Winata malah berujung ketegangan.

Sosok Tomy Winata dicari-cari. Maklum, Tomy Winata kondang sebagai seorang pengusaha yang disegani di Indonesia dengan banyak bisnis yang tersebar di seluruh penjuru Indonesia.

Penulis : Rekson