Bekasi, (Warta Viral) – Pasar Bulak Temu yang berlokasi di Desa Sukabudi, Kecamatan Sukawangi, Kabupaten Bekasi diduga belum mengantongi izin untuk beroperasi yang berdiri di atas tanah milik pengairan Perusahaan Umum Jasa Tirta II terancam dibongkar.

Pasalnya, sejak dahulu Direktur Utama Perusahaan Umum Jasa Tirta II Imam Santoso yang berkantor pusat di Jalan Lurah Kawi No. 1 Jatiluhur, Purwakarta selalu mendukung upaya Pemerintah Daerah untuk melakukan pembongkaran semua bangunan liar yang berdiri di atas aset perusahaan tersebut.

Terkecuali, bangunan tersebut sudah bekerjasama dengan Perum Jasa Tirta II berupa Sewa, BSG, BGS, KSO atau Kerjasama lainnya sesuai peraturan.

Penjabat (Pj) Bupati Bekasi, Dani Ramdan, mengancam akan menertibkan semua bangunan yang tidak mengantongi Izin Mendirikan Bangunan (IMB) di tanah PJT II itu.

“Kalau nggak ada izin-nya, kami akan minta PJT II untuk menertibkan,” Dani Ramdan, usai melakukan penutupan PT Sarana Griya Lestari Keramik, yang berada di Kampung Jarakosta, Desa Sukadanau, Kecamatan Cikarang Barat, Rabu lalu.

“Kalau ada izin dari PJT II, baik itu sewa maupun kerjasama, ya silahkan saja. Tapi untuk Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) sebelumnya Izin Mendirikan Bangunan (IMB), tetap harus melalui Pemkab Bekasi,” terang Dani.

Penulis : Rademan