Rademan Silitongan, Wartawan Warta Viral sedang wawancara dengan pihak pemborong, CV. Kecana Unggu

Bekasi, (Warta Viral) – Proyek pengaspalan jalan Lingkungan Gang Baru yang berada di Gang Bona, Kampung Kali Baru RT 03/RW 01, Desa Tridaya Sakti, Kec, Tambun Selatan, Kab Bekasi, yang dikerjakan oleh CV. Kecana Unggu dengan nilai kontrak Rp.198.994.500.00,dari APBD Kab Bekasi dituding segaja dibuat sebagai proyek siluman.

Pasalnya, kesegajaan pihak pemborong dengan tujuan nilai korup, terlihat dari cara membuat papan plang proyek ditulis pakai pulpen berwarna hitam, sehingga manusia tidak bisa membaca tulisan dari jarak satu meter.

Selain itu, papan plang proyek itu juga digantung di pohon Jambu pakai tali plastik rafia dengan melambai lambai ditiup angin mirip seperti layang layang yang jatuh tersangkut dipohon jambu, tujuannya supaya tidak ada mata yang melihat.

Proyek pengaspalan jalan Lingkungan Gang Baru yang berada di Gang Bona, Kampung Kali Baru RT 03/RW 01, terlihat asal asalan dikerjakan terlihat dari gambar ini.

Sejumlah warga menganggap bahwa pihak pemborong jalan ada niat tidak baik yang disegaja dibuat menjadi proyek siluman supaya proyek itu dikerjakan asal asalan yang penting mereka dapat uang banyak.

“Papan plang ditulis pakai pulpen, tujuannya supaya proyek itu tidak diawasi sehingga pekerjaan asal jadi, mereka pemborong bisa dapat untung banyak,” ujar warga setempat yang tak disebutkan namanya kepada Warta Viral, Selasa (20/9/2022).

Pemborong CV. Kecana Unggu dinilai juga telah melanggar Kepres serta UU KIP dan melanggar Kepres No 80 tahun 2003 Tentang Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.

Dede Sunarya, selaku konsultan pada proyek itu kaget saat ditanya wartawan. Ia memilih banyak menghindar.

“Proyek pengaspalan tidak sesuai RAB, tapi LPAnya sudah saya alihkan panjang aspal pak,” ujar Dede Sunarya saat dikonfirmasi proyek jalan dikerjakan asal asal.

Penulis : Rademan

Editor : Rekson