Jakarta, (Warta Viral) – Keberdaan robot pemadam kebakaran jenis Dok-Ing MVF-5 U3 milik Pemerintah DKI Jakarta ramai dipertanyakan netizen di media sosial.

Pasalnya, Robot ini tidak pernah dipergunakan untuk menanggulangi kebakaran di area-area berbahaya, seperti stasiun pengisian bahan umum (SPBU).

Konon, alat ini katanya mengurangi risiko bahaya bagi para petugas pemadam kebakaran. Sebab, alat ini dioperasikan menggunakan remot kontrol dengan jarak maksimal 1,5 kilometer.

Pengiat media sosial Jhon Sitorus menyebutkan robot pemadam kebakaran jenis Dok-Ing MVF-5 U3 milik Pemerintah DKI Jakarta seharga Rp 37,4 miliar tidak pernah dipakai sekalipun ada 330 kasus kebakaran di Jakarta.

“17 Agustus lalu, 6 orang tewas terbakar api dirumah kost Jakarta Barat. Robot ini fungsinya apa? Korupsi Berkedok alat pemadam?”, ujar Jhon Sitorus di akun twitternya @Miduk17 , Jumat (16/9/2022).

“Cuma buat pajangan seklian promosi siapa tahu daerah lain ada yang minat gitu. Itung-itung cari ceperan,” ujar Agus Setyo (@AgusSet51931593), Membalas@Miduk17.

Akun AkalSehat (@AdilJuju), Membalas @Miduk17,“Kalau mau serius tanpa tebang pilih ,,,ayo semua indikasi korupsi diproses….tapi harus Adil dan Jujur Transparan ya ..melibatkan semua element bangsa ini..berani Jujur?”.

Akun @GomarusBudiatn4, Membalas @Miduk17, “Ada dugaan korupsi alat pemadam kebakaran tetapi @KPK_RI diam saja … ada kelebihan bayar tapi @KPK_RI diam saja, ada dana hibah tapi @KPK_RI diam saja, ada fee formula E tapi @KPK_RI diam saja … lalu apa fungsimu @KPK_RI. Mending BUBAR saja” ujarnya.

Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (PKP) DKI Jakarta baru – baru ini memamerkan armada baru yaitu Robot pemadam kebakaran (Damkar) jenis LUF 60 dan DOK-ING MVF-5 U3 yang berfungsi untuk membantu petugas pemadam kebakaran.

Robot besutan perusahaan asal Austria ini mampu bermanufer dengan dikendalikan menggunakan remote serta dapat menyemprotkan air hingga 2400 liter air per menit.

Sementara untuk robot damkar jenis DOK-ING MFV-5 U3 merupakan robot damkar yang difungsikan untuk menanggulangi kebakaran yang berada di area – area berbahaya seperti di pabrik, pembangkit PLN ataupun di SPBU.

Penulis : Rekson