Jakarta, (Warta Viral) – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kembali menjadi sorotan setelah banyak melakukan perubahan 22 nama jalan, mengganti nama Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dengan istilah Rumah Sehat untuk Jakarta.

Kebijakan Anies itu memicu polemik dan mendapat tanggapan beragam dari banyak kalangan. Tak sedikit pula yang menghujat kebijakan yang dibuat Anies.

Anies selama lima tahun memimpin ibu kota DKI Jakarta banyak melakukan perubahan nama jalan, gedung dan rumah sakit di DKI Jakarta. Atas jasa-jasanya meubah nama nama di DKI Jakarta, Ketua Fraksi PDIP DKI Gembong memberikan julukan baru kepada Anies sebagai Bapak Perubahan Nama.

“Anies Baswedan saya juluki sebagai Bapak Perubahan Nama,” ujar Gembong.

Pemberian julukan Anies sebagai Bapak Perubahan Nama, disampaikan Gembong dalam diskusi bertajuk ‘Apa yang sepatutnya 2 tahun Penjabat Gubernur DKI’ di Gedung DPRD akarta, Senin (22/8) lalu.

Perubahan nama di DKI Jakarta yang dilakukan Anies selain 22 jalan, yaitu mulai program normalisasi menjadi naturalisasi. Anies mengubah nama jalan hingga istilah rumah sakit menjadi rumah sehat.

“Lima tahun berdebat soal istilah apakah pakai normalisasi atau naturalisasi tetapi tidak dikerjakan dua-duanya?” kata Gembong dalam diskusi bertajuk.

Dia menyatakan tidak ada pekerjaan spektakuler yang dilakukan Anies. Selama lima tahun ini, cuma berkutat soal perubahan nama belaka.

Editor : Rekson

Penulis : Wilson