Purwakarrta, (Warta Viral) – Kejaksaan Negeri Kabupaten Purwakarta melalui Pidana Khusus (Pidsus) tengah mengusut dugaan korupsi belanja bantuan sosial (bansos) sebesar Rp. 28.805.369.700,00 di lingkungan Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinas Sosial P3A) Kabupaten Purwakarta sesuai Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Namun sangat ironis, setelah Kejaksaan Purwakarta memanggil Kepala Dinas Sosial P3A, Asep Surya, pada hari Kamis 13 Januari 2022 yang lalu. Sampai hari ini Kamis, (3/2.2022) masyarakat terus mempertanyakan bagaimana kabar korupsi Bansos di Purwakarta ?.

Dugaan korupsi itu terjadi pada tahun 2020 lalu, saat Pemerintah Daerah Kabupaten Purwakarta menganggarkan belanja Bantuan Sosial (Bansos) untuk masyarakat sebesar Rp. 28.805.369.700,00.

Dari jumlah tersebut, anggaran yang direalisasi diantaranya Rp.24.000.000.000,00 pada Dinas Sosial P3A Kabupaten Purwakarta.

Selain itu, karyawan yang di PHK akibat Pandemi Covid-19 mendapatkan bantuan uang senilai Rp.2.000.000. Jumlah penerima bantuan untuk para Karyawan yang terkena PHK ini jumlahnya ada 1000 penerima.

Namun pada perjalanannya banyak data penerima bantuan yang bermasalah, hal itu diketahui sebagaimana yang tertuang dalam LHP BPK RI perwakilan Jawa Barat tahun 2020.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Kejaksaan Purwakarta belum memberikan keterangan resmi terkait pemanggilan kepala Dinas Sosial tersebut. (Rekson)