Jakarta, (Warta Viral) – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memberikan peringatan dini terkait cuaca ekstrem yang berpotensi melanda 27 wilayah di Tanah Air pada Senin (18/10/2021).

“Perlu diwaspadai potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau badai petir, guntur, dan peningkatan angin kencang yang bisa mengakibatkan longsor dan banjir.

Waspada juga adanya tingginya suhu udara yang berpotensi kebakaran hutan dan lahan,” demikian pernyataan Kedeputian Bidang Meteorologi BMKG.

BMKG memperingatkan untuk hari ini yakni ada di DKI Jakarta, Jawa Barat dan daerah lainnya di Indonesia.

Sedangkan solusi mengatasi banjir di DKI Jakarta, program naturalisasi sungai Ciliwung yang digadang-gadangkan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan proyeknya tidak kunjung jalan.

Gubernur DKI Anies Baswedan mengeluarkan rencana “naturalisasi sungai” yang diklaim lebih baik daripada normalisasi sungai yang merupakan kebijakan pemerintah pusat. Padahal selama ini, normalisasi sungai telah berhasil mengurangi titik rawan banjir di Ibu Kota.

Namun, sejak rencana itu dimunculkan Anies, hingga saat ini, naturalisasi sungai belum dilaksanakan sama sekali oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI.

Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) DPRD DKI menyatakan naturalisasi sungai merupakan salah satu program yang tak dapat dilaksanakan Anies dalam setahun kinerjanya memimpin Kota Jakarta.

“Program ini tak kunjung tuntas pelaksanaannya. Tidak terlihat adanya kemajuan nyata dalam penanganan pengendalian banjir di Jakarta,” kata Gembong Warsono, Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI di gedung DPRD DKI, Jakarta, Senin (15/10).

“Seperti, normalisasi Kali Pesanggrahan belum terlaksana, karena pembebasan lahan belum sampai 40 persen. Dan masih banyak lagi yang belum terlaksana secara operasional di lapangan,” ujarnya. (Edward)