Jakarta, (Warta Viral) – Direktur Eksekutif Komite Pemantau dan Pemberdayaan Parlemen Indonesia (KP3I), Tom Pasaribu meminta Ketua Umum (Ketum) Partai yang menolak interpelasi Formula E untuk menarik semua menterinya dari pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin.

Sebab partainya memainkan politik adu domba serta lempar batu sembunyi tangan.

“Untuk itu Ketua Umum Partai yang bergabung dalam Koalisi Nasional tetapi DPD maupun DPW-nya yang menolak Hak Interplasi kasus Formula E sebaiknya mengundurkan diri serta menarik semua menterinya dari pemerintahan, sebab menurut pemahaman dan analisa saya sebagai Ketua Umum Saudara tidak dihormati, atau anda sedang memainkan politik adu domba serta lempar batu sembunyi tangan, ujar Tom Pasaribu, yang dikutif dari Kronologi, Senin (4/10/2021).

Hal ini sangat bertentangan dengan Pancasila, berikanlah pelajaran politik yang elegan dan positif bagi generasi penerus. Agar generasi penerus memiliki etika yang baik dan sehat dalam berpolitik, ujar Tom.

Anggota DPRD DKI Fraksi PDI Perjuangan, Gilbert Simanjuntak meyakini rencana Pemprov DKI yang ingin menggunakan uang sponsor untuk hajatan mobil balap listrik Formula E tidak akan terealilasai.

“Biaya ‘akan’ dibayarkan oleh sponsor bukanlah fakta, tapi angan-angan. Pasalnya, Pemprov DKI telah membayarkan commitment fee kepada pihak penyelenggara sebesar Rp560 miliar dengan menggunakan APBD 2019 yang diketok pada 13 Agustus 2019 di Badan Anggaran (Banggar), ujar Gilbert. (rekson/rademan)