Jakarta, (Warta Viral) – Ditengah kondisi ekonomi masyarakat DKI Jakarta yang menurun akibat dampak pandemik, sekarang warga harus puasa menggunakan Bantuan Sosial (Bansos) untuk bisa nonton balapan Formula E karena harga tiket terbilang mahal mencapai Rp 500 ribu hingga Rp 700 ribu.

“Harga Tiket formula E untuk warga Dapil saya, itu sama dengan harga 2 (dua) kali bansos pak. Bansos itu saja masih datangnya telat telat, 1 Bansosnya Rp 300 ribu. Jadi kita harus puasa [bansos] untuk nonton Formula E?,” ujar anggota DPRD dari fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Eneng Malianasari, dikutip Warta Viral dari Instagram @psi_jakarta, Jumat (01/10/2021).

Sis Eneng juga mempertanyakan potensi keterlibatan dan manfaat yang UMKM dapatkan dalam gelaran Formula E. Karena bila berkaca pada penyelenggaraannya di Montreal, Kanada kondisi UMKM selama berlangsungnya Formula E ini justru mengalami kerugian.

Ditengah kondisi ekonomi masyarakat yang menurun dan harga tiket yang terbilang mahal, Sis @eneng_maliyanasari meragukan nasib gelaran balapan mobil listrik ini akan mendatangkan keuntungan untuk warga DKI Jakarta.

Hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) DKI Jakarta menemukan fakta bahwa Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah menggelontorkan dana APBD sebesar hampir Rp 1 triliun untuk penyelenggaraan Formula E kepada FEO Ltd selaku promotor dan pemegang lisensi Formula E.

Berdasarkan penelitian transaksi keuangan terkait penyelenggaraan Formula E diketahui pembayaran yang telah dilakukan kepada FEO adalah senilai GBP 53 juta atau setara Rp 983,31 miliar,” tulis BPK dalam Audit Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) 2019. (Rekson/Rademan)