Jakarta, (Warta Viral) – Seharusnya penolakan rapat paripurna interpelasi oleh 7 (tujuh) fraksi dilakukan di Gedung DPRD DKI, bukan di restoran di Tesate Restaurant, Menteng, Jakarta Pusat melalui konferensi pers.

Hal itu sangat disayangkan ole Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi.

“Di sinilah (gedung DPRD) tempatnya. Ayo kita diskusi, berpendapat. Jangan menjadi ‘parlemen jalanan’, bermain di luar,” ujar Prasetyo di Gedung DPRD pada Selasa, 28 September 2021.

Prasetio akhirnya memutuskan bahwa Rapat Paripurna Interpelasi Formula E tetap berlangsung pada Selasa (28/9/2021), meskipun tak memenuhi kuorum.

Dari kuorum 53 orang, rapat ini hanya dihadiri oleh 31 anggota Dewan, terdiri dari 25 anggota Fraksi PDI-P dan 6 anggota Fraksi PSI, dua partai yang selama ini menggaungkan isu interpelasi Formula E.
Sebelumnya, Prasetio sempat menunda rapat dua kali karena kuorum belum terpenuhi.

Penundaan pertama berlangsung satu jam, penundaan kedua hanya 10 menit.

Setelah penundaan kedua, Prasetio mempersilakan anggota-anggota Dewan yang hadir untuk menyampaikan pendapat soal kelangsungan rapat.

Anggota-anggota Dewan yang bersuara menyampaikan pendapat senada, bahwa Rapat Paripurna harus tetap berlanjut dan mereka tetap diberi ruang untuk memberikan penjelasan soal usulan interpelasi.

“Usulan interpelasi ini bukan baru kemarin, tapi sudah berjalan satu bulan. Sudah dua fraksi dan 33 orang anggota Dewan yang mengusulkan interpelasi,” jawab Ketua Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta, Idris Ahmad. (Edward)