Dairi, (Warta Viral) – Bupati Dairi Dr. Eddy Keleng Ate Berutu menerima kunjungan Deputi Bidang Pelatihan, Penelitian dan Pengembangan (Lalitbang) BKKBN Pusat Prof. drh. Muhammad Rizal M. Damanik, MRep.Sc, PhD yang melakukan kunjungan ke Kabupaten Dairi pada Rabu (17/2/22) di Pendopo Bupati Dairi.

Deputi Lalitbang BKKBN Pusat berkunjung ke Kabupaten Dairi di dampingi oleh Plt. Kepala BKKBN Sumatera Utara Drs. Sahidal Kastri, M.Pd bersama dengan jajaran dari BKKBN Sumatera Utara.

Kunjungan BKBBN Pusat bersama dengan BKKBN Sumatera Utara ke Kabupaten Dairi adalah untuk melihat dan meninjau langsung bagaimana pelayanan KB melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) di Kabupaten Dairi.

Bupati menyampaikan ucapan terimakasih kepada Deputi Lalitbang BKKBN Pusat atas kunjungan yang dilakukan di Kabupaten Dairi. Bupati mengatakan saat ini Pemerintah Kabupaten Dairi memiliki tekad yang kuat untuk menurunkan angka stunting, terlebih dimana Kabupaten Dairi menjadi salah satu lokasi fokus (lokus) intervensi stunting di Sumatera Utara.

“Sesuai dengan arahan dari Presiden Jokowi dalam hal penurunan angka stunting di Indonesia, kami di Kabupaten Dairi juga sangat fokus untuk hal tersebut,” kata Edy.

Bupati mengharapkan kerjasama yang baik antara pihak pihak terkait agar capaian penurunan angka stunting khususnya di Kabupaten Dairi. Kerjasama tersebut salah satunya disampaikan Bupati  adalah dengan penyediaan kualitas data yang akurat karena dalam pelaksanaannya di lapangan, kualitas data masih belum sesuai dengan yang diharapkan.

Dengan hasil data yang terukur dan akurat, maka Bupati  sampaikan akan menjadi bahan acuan untuk memperbaiki dan menurunkan angka stunting untuk suatu daerah.

Deputi Lalitbang BKKBN Pusat dalam kesempatan tersebut mengatakan Pemerintah Pusat melalui arahan dari Presiden Jokowi telah menargetkan penurunan angka stunting untuk tahun 2024 dari angka 27,67% turun menjadi 14%.

“Artinya setiap tahun kita harus menurunkan angka stunting sebanyak 3,5%,” ujar Deputi Lalitbang BKKBN Pusat.

Di katakannya , Stunting bukan hanya masalah tinggi badan yang kurang tetapi juga kekurangan gizi sejak awal, kurang mengkonsumsi kalsium sehingga mengakibatkan gangguan pertumbuhan, dimana pertumbuhan stunting ini dimulai sejak anak berada dalam kandungan.

Oleh karena itu, Beliau mengharapkan agar BKKBN sebagai ketua tim dalam penanganan stunting ini dapat melakukan berbagai penelitian dan mengoptimalkan 3 tombak penggerak yang ada dilapangan yaitu Penyuluh KB, Bidan dan PKK sehingga tujuan kita dapat tercapai dengan baik.

Kemudian di tambahkan Kepala BKKBN Sumatera Utara bahwa dalam waktu dekat BKKBN akan melaksanakan program pendataan keluarga yang akan di mulai pada bulan April 2021. Oleh karena itu, Beliau mengharapkan dukungan dari Bupati untuk mesukseskan program pendataan keluarga tersebut di Kabupaten Dairi.

Acara di hadiri oleh Kepala Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga Sumatera Utara Ahmad Sofyan Rangkuti, SE, M.AP, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Jonny Hutasoit, S.Sos, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Rotua Panjaitan, SKM,M.Kes, Kepala Bappeda Kabupaten Dairi Ir. Hotmaida Butar Butar, MT serta perwakilan PKK Kabupaten Dairi dan Ikatan Bidan Kabupaten Dairi.

Bupati pada kesempatan itu memberikan cinderamata kepada Deputi Lalitbang BKKBN Pusat dan Plt. Kepala BKKBN Sumatera Utara yakni Tenun Ulos Silahisabungan. BKKBN Sumatera Utara juga memberikan Piagam Penghargaan kepada PKK Kabupaten Dairi atas komitmen dan dukungan dalam pelaksanaan kegiatan momentum bhakti sosial kesatuan Gerak PKK Bangga Kencana Kesehatan yang dilaksanakan pada tanggal 1 Oktober – 31 Desember 2020. (Kris)