Kepala Perpustakaan Nasional Launching Pojok Baca Digital di Dairi

Kepala Perpustakaan Nasional Launching Pojok Baca Digital di Dairi

162
0
BERBAGI

Dairi, (Warta Viral) – Dalam rangka Peningkatan Indeks Literasi Masyarakat, Kepala Perpustakaan Nasional RI Drs. Syarif Bando MM melaunching Pojok Baca Digital (Pocadi) di Balai Budaya Sidikalang, Kabupaten Dairi, Selasa (23/2/2021).

Syarif Bando MM menyampaikan Pocadi akan menampung seluruh hasil karya anak Dairi yang memiliki potensi dalam menulis. Dikatakannya, dengan seluruh produk maupun karya tulis yang dihasilkan oleh penulis Kabupaten Dairi dan Kabupaten tetangga, diharapkan akan sampai go internasional.

“Kita ingin menggali potensi lokalnya dulu. Nanti karya yang ditulis oleh penulis lokal akan dibuat di POCADI sehingga masyarakat luas dapat membaca dan produk tersebut kita harapkan akan mendunia,” ujarnya.

Sementara itu menurut Bupati Dairi, Dr. Eddy Keleng Ate Berutu menuebutkan jika pada zaman industri 4.0, peran Perpustakaan tidak semata-mata tempat atau wadah untuk membaca buku tetapi saat ini Perpustakaan sudah mengalami transformasi berbasis inklusi sosial.

“Pemerintah Kabupaten Dairi telah mengadakan beberapa kegiatan terkait transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial untuk menuju masyarakat Dairi yang unggul.

Dan untuk kemudahan akses informasi dan pengetahuan bagi masyarakat, Pemerintah Kabupaten Dairi telah melaunching aplikasi Dairi yang merupakan aplikasi membaca buku digital untuk menjalankan kegiatan Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial dengan menjadikan perpustakaan umum sebagai pusat belajar masyarakat dengan melibatkan stakeholder melalui kerjasama dengan berbagai pihak, Sektor Swasta, Perguruan Tinggi, Sekolah dan Pemerintah Desa,” jelasnya.

Selanjutnya, Bupati menjelaskan bahwa kegiatan Perpustakaan berbasis inklusi sosial akan direplikasi atau dilaksanakan di Perpustakaan Kecamatan hingga Perpustakaan Desa terpencil yang akan melayani seluruh lapisan masyarakat termasuk mereka yang berkebutuhan khusus.

Untuk setiap perpustakaan desa akan ada 1 orang mentor yang tugasnya menciptakan iklim diskusi dengan kolaborasi yang sehat dan partisipatif dimana perpustakaan desa akan menunjang proses belajar mengajar anak desa dan dapat melaksanakan pelatihan kerja bagi warga desa. Perpustakaan desa akan berada dibawah pengawasan Pemerintah Desa.

“Pemerintah Kabupaten Dairi menjamin keberlanjutan transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dan menghimbau Pemerintah Desa untuk mengalokasikan anggaran untuk pengembangan perpustakaan desa berbasis inklusi Sosial.

Dimana setiap perpustakaan desa mempunyai ruang berkumpul dan berbagi pengalaman sebagai wadah berdiskusi, Pelatihan meta skill dan praktek kewirausahaan untuk meningkatkan life skill sehingga kesejahteraan masyarakat meningkat,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Bupati  juga mengatakan untuk meningkatkan minat baca masyarakat, Pemerintah Kabupaten Dairi akan mencanangkan Program Gerakan Membaca Berkala yang tidak hanya difokuskan kepada pelajar dan mahasiswa, tetapi juga guru dan dosen serta ASN di jajaran Pemerintah Kabupaten Dairi. (Kris)

TIDAK ADA KOMENTAR

Comments are closed.