Kepala BPBD Dairi : Pemkab Upayakan Penanggulangan Bencana Alam Jalan Nasional...

Kepala BPBD Dairi : Pemkab Upayakan Penanggulangan Bencana Alam Jalan Nasional Sidikalang

96
0
BERBAGI

Dairi, (Warta Viral) – Jalan nasional Sidikalang akhirnya longsor (Putus total), kejadiannya terjadi beberapa jam setelah Balai Besar Penanganan Jalan Nasional Provinsi Sumatera Utara tengah melakukan pekerjaan pengerukan jalan untuk mengalirkan volume debit air yang semakin membesar di areal sawah akibat ada sumbatan di gorong-gorong jalan dimana beberapa hari sebelumnya jalan nasional Sidikalang-Medan ini telah mengalami longsor pada bahu jalan pada Selasa, (5/1/21) lalu.

Di perkirakan jalan yang longsor mencapai panjang 20 meter hingga 30 meter dengan kedalaman kurang lebih 10 meter, akibat longsor ini sebuah bangunan di dekat penginapan Dalanta jumpa yang berada rdi lokasi kejadian ikut amblas tergerus longsor.

Selain itu juga sebuah kolam pemancingan milik marga Sinaga yang berada tepat di bawah jalan tersebut turut hancur di hantam besarnya arus air akibat longsor.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Dairi ( BPBD ) Sahala T Manik , mengatakan bahwa kejadian longsor di sitinjo merupakan bencana alam akibat dampak longsor yang terjadi sebelumnya pada bahu jalan.

Di jelaskan Sahala, longsor yang telah terjadi sebelumnya membuat kondisi tanah penopang jalan menjadi labil terlebih saat dilakukan pengerukan dengan alat besar sehingga jalan menjadi mudah longsor terkena gerusan air sawah yang sudah terbendung akibat adanya penyumbatan pada saluran gorong-gorong jalan.

Pemkab Dairi , kata Sahala, akan melakukan upaya penanggulangan terhadap dampak-dampak yang di timbulkan oleh bencana alam tersebut karena menurutnya bencana alam yang terjadi di Kecamatan Sitinjo semata-semata tidak hanya menimbulkan kerugian materi pada masyarakat setempat tetapi berdampak juga pada perputaran ekonomi masyarakat Dairi akibat terganggunya akses jalan.

Terkait dengan kerugian yang di alami oleh masyarakat setempat, saat pemerintah kabupaten Dairi masih terpokus pada penangulangan bencana dan akan melakukan inventarisir terhadap kerusakan-kerusakan yang di timbulkan oleh bencana alam tersebut.

“Untuk ganti rugi belum ada arah ke sana tetapi kita akan melakukan inventarisasi, dan saat ini kita masih fokus pada penanggulangan karena sebelumnya juga kita telah melakukan penanggulangan terhadap longsor yang terjadi sebelumnya dengan melakukan koordinasi dengan OPD-OPD terkait dan termasuk juga dengan BPBD provinsi, ” ujarnya melalui sambungan telepon Wasshap miliknya , Kamis (7/1/21).

Pada hari yang sama, Kanit Dikyasa Lantas Polres Dairi , Aiptu Niko Pardosi, ketika di temui di lokasi longsor ,mengatakan kejadian yang di perkirakan terjadi pada pukul 17 WIB ini tidak sempat menimbulkan korban karena sebelumnya, pihaknya beserta anggota TNI telah melakukan sterilisasi lokasi dengan memberikan himbauan kepada masyarakat yang berkerumun agar menjauh dari lokasi .

“Kalau tidak salah kejadiaannya sekitar jam lima sore , masih dalam pengerukan nya itu kan dia di keruk karena kurang lebar di keruk lama-lama volume air kan semakin tinggi karena derasnya air tanah-tanah tergerus, perlahan-lahan tanah berjatuhan dan akhirnya terputuslah jalan itu, tidak ada korban jiwa karena sudah kita himbau agar tidak mendekat ke lokasi dan masyarakat mau mengerti ” jelas Kanit Dikyasa Lantas Polres Dairi kepada media ini. (Kris)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY