Jalan Lintas Sumatera Sidikalang Medan Longsor

Jalan Lintas Sumatera Sidikalang Medan Longsor

1393
0
BERBAGI

Dairi, (Warta Viral) – Tingginya curah hujan yang diperkirakan Senin malam membuat koJalan penghubung sidikalang – Medan desa Panji Bako, Kecamatan Sitinjo Kabupaten Dairi longsor akibatnya jalan penghubung jalur provinsi ini mengalami kemacetan.

Diperkirakan kedalaman jalan yang longsor mencapai 6 meter,selain itu tampak sangat jelas sebuah liang besar sudah mengaga di bawah jalan raya yang longsor tersebut yang di kwatirkan bisa menimbulkan longsor susulan atau amblas.

Menurut keterangan warga Kejadian ini baru di ketahui pada pukul 6 pagi Selasa , (5/1/20) , namun kata warga kejadian ini tidak sempat menimbulkan kecelakaan pada para pengguna jalan.

“Ketahuannya jam enam pagi, tidak ada menimbulkan kecelakaan ” ujar G Sinaga sambil membantu aparat kepolisian dan anggota TNI yang sudah berada di lokasi kejadian.

Akibat longsor ini beberapa saluran pasilitas umum seperti saluran air PDAM dan kabel jaringan optik rusak .

Tampak petugas PDAM kabupaten Dairi tengah memperbaiki saluran pipa air yang patah dan petugas Telkom tengah melakukan perbaikan pada kabel optik( jaringan bawah tanah ) yang putus . N Simamora petugas Telkom Dairi mengatakan mulai dari pagi mereka sudah ada di lokasi untuk melakukan perbaikan setelah memperoleh pembitahuan secara otomatis melalui telepon seluler dan untuk perbaikan saluran jaringan yang tidak sak tersebut dirinya mengaku pihaknya membutuhkan waktu antara 4 sampai dengan 5 jam.

“Dari pagi kita sudah ada di sini karena sudah dapat pemberitahuan secara otomatis pada telepon , dan untuk melakukan perbaikan seperti ini kita membutuhkan waktu empat sampai dengan lima jam” jelasnya.

Sementara itu akibat longsor ini sebuah kolam pancing harian jenis ikan mas dan nila milik marga Sinaga yang persis berada dalam bawah jalan raya terpaksa di tutup karena takut akan ada longsor susulan dan sebagian ikan lepas dan mati akibanya mereka mengalami kerugian yang di perkirakan mencapai 10 juta.

“Baru kemarin kita nabur ikan sebanyak satu ton ,satu kilo harganya 28 Rp ribu jadi kerugian kita di perkirakan mencapai sepuluh juta” ujar istri Sinaga sambil memindahkan ikan yang tersisa akaibat longsor di bantu oleh anggota keluarganya saat di temui oleh wartawan di kolam miliknya. (Kris)

TIDAK ADA KOMENTAR

Comments are closed.