Tak ada yang Kebal Hukum, Polisi Akan Panggil Rizieq Shihab

Tak ada yang Kebal Hukum, Polisi Akan Panggil Rizieq Shihab

268
1
BERBAGI

Jakarta, (Warta Viral) – Universitas Indonesia Ade Armando menuding Imam Besar FPI Rizieq Shihab kebal hukum. Bertahun-tahun tinggal di Arab Saudi tapi masih bebas.

Rizieq Shihab akan dipanggil pihak kepolisian terkait dengan kerumunan massa pada acara pernikahan putrinya di Petamburan, Jakarta Pusat pada 14 November 2020 lalu.

Pasalnya, Penyidik Keamanan Negara (Kamneg) Ditreskrimum Polda Metro Jaya menemukan unsur pidana dalam kerumunan massa saat acara Rizieq Shihab di Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Bearanikah Polisi memanggil memeriksa Rizieq ?

Direktur Reserse Kriminal Umum Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat mengatakan bahwa semua akan dipanggil, tidak akan mengkhususkan orang-orang yang terkait dalam pemenuhan alat bukti pelanggaran protokol kesehatan tersebut.

“Iya semua (dipanggil), siapa saja, kita tidak mengkhususkan satu, dua orang, siapa saja yang terkait dalam pemenuhan alat bukti tersebut akan kita panggil. Kita panggil dalam kapasitas, ada dua, ada kapasitas sebagai saksi dan ada tersangka”, ucap Tubagus di Polda Metro Jaya pada Jumat, 27 November 2020.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan, setelah gelar perkara pada Kamis (26/10) pagi penyidik menemukan adanya tindakan pidana dalam acara maulid nabi dan akad nikah putri Habib Rizieq Shihab pada 13 November 2020.

Karena ditemukan adanya unsur pidana maka penyidik naikkan status kasusnya ke tingkat sidik,” ujarnya, Kamis (26/11/2020).

Sementara dari pihak FPI menyebutkan, dalam cuitan di twitter, FPI pun memberikan warning keras. Mereka menyatakan akan berjuang membela Habib Rizieq yang terancam penjara.

“Kalian habiskan energi dan berusaha mati-matian menjebloskan Imam Besar kami ke Penjara dgn segala cara,” tulisnya.

“DEMI ALLAH.. kami akan habis-habisan dan mati-matian pula membela Imam Besar kami dgn segala cara. Kami akan dampingi Imam Besar kemanapun beliau melangkah,” begitu warning dari FPI. (Rademan/Son)

1 KOMENTAR

Comments are closed.