Menteri Edhy Prabowo dari Politikus Gerindra Ditangkap KPK

Menteri Edhy Prabowo dari Politikus Gerindra Ditangkap KPK

2405
0
BERBAGI

Jakarta, (Warta Viral) Edhy Prabowo, politikus Indonesia yang berasal dari Partai Gerakan Indonesia Raya yang saat ini menjabat sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan Indonesia dikabarkan ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Bandara Soekarno-Hatta sepulangnya dari lawatan ke Amerika Serikat Rabu, 25 November 2020, sekitar jam 01.23.

Komisioner KPK, Nawawi Pomolango membenarkan adanya penangkapan terhadap Edhy Prabowo.

“Benar kita telah mangamankan sejumlah orang pada malam dan dinihari tadi. Maaf selebihnya nanti aja, saya masih dalam prjalanan ke kantor,” kata Nawawi kepada wartawan.

Menurut sumber wartawan menyatakan ia melihat Eddy Prabowo beserta istri dan beberapa orang lainnya dibawa ke KPK. Novel Baswedan penyidik Senior KPK yang terlihat bersama rombongan.

Belum diketahui latar belakang kasus dari penangkapan ini. Namun diduga terkait dengan aktivitas di Kementerian Kelautan dan Perikanan terkait dalam kegiatan pembukaan ekspor benih lobster, KKP dilaporkan telah memberikan izin kepada 30 perusahaan yang terdiri atas 25 perseroan terbatas atau PT, tiga persekutuan komanditer alias CV, dan dua perusahaan berbentuk usaha dagang atau UD.

Di samping itu, sejumlah kader partai diduga menjadi aktor di belakang perusahaan-perusahaan ini. Pada PT Royal Samudera Nusantara, misalnya, tercantum nama Ahmad Bahtiar Sebayang sebagai komisaris utama. Bahtiar merupakan Wakil Ketua Umum Tunas Indonesia Raya, underbouw Partai Gerakan Indonesia Raya atau Gerindra.

Tiga eksportir lainnya juga terafiliasi dengan partai yang sama. Ada pula nama Fahri Hamzah, mantan Wakil Ketua DPR, sebagai pemegang saham salah satu perusahaan dan tertera nama lain dari Partai Golkar. Muncul juga nama Buntaran, pegawai negeri sipil (PNS) yang dipecat pada era Menteri Susi Pudjiastuti. Dia terlibat perkara penyelundupan benih dan pencucian uang sehingga divonis 10 tahun penjara. (Wilson/Rademan/Son)

TIDAK ADA KOMENTAR

Comments are closed.