Takut Covid-19, Buruh Bekasi Batal Demo Tolak RUU Cipta Kerja

Takut Covid-19, Buruh Bekasi Batal Demo Tolak RUU Cipta Kerja

177
0
BERBAGI

Jakarta, (Warta Viral) – Serikat buruh di Bekasi batal berunjuk rasa ke gedung DPR RI untuk menolak RUU Cipta Kerja. Pasalnya mereka takut akan penyebaran virus corona (Covid-19) yang semakin meluas di Jakarta.

“Mari kita fokus pada persoalan corona terlebih dahulu,” kata Fitri salah seorang demontran kepada Warta Viral, Senin (5/10/2020).

Pembatalan unjukrasa sudah sesuai dengan instruksi Kapolri Jenderal Idham Aziz yang mengatakan, pihaknya melarang unjuk rasa atau berdemo lantaran masih adanya pandemi Covid-19. Hal ini tak hanya berlaku di Jakarta saja yang rencananya akan ada aksi besar-besaran dari kaum buruh, tapi seluruh wilayah Indonesia.

Hal ini termuat dalam Telegram Rahasia Kapolri bernomor STR/645/X/PAM.3.2./2020. Adapun, disebut ini langkah antisipasi mencegah penularan Covid-19.

Para buruk Bekasi yang tergabung dalam konfederasi Majelis Pekerja Buruh Indonesia (MPBI) membatalkan rencana aksi unjuk rasa menolak Omnibus Law Rancangan Undang-Undang (RUU) Cipta Kerja di Jakarta.

Massa buruh di Bekasi batal berunjuk rasa ke gedung DPR RI untuk menolak RUU Cipta Kerja, usai pihak kepolisian melakukan penyekatan sejumlah titik di kawasan industri.

Sejumlah titik yang disekat diantaranya kawasan industri MM 2100, Bantargebang, Rawa Pasung, dan kawasan EJIP. Sebanyak 5.000 pekerja yang menggelar aksi, dihadang ribuan aparat kepolisian yang dibantu TNI. Para buruh akhirnya tertahan dan berkumpul di beberapa titik.

“Aksi buruh yang rencananya dilakukan hari ini di DPR, disekat aparat keamanan di sejumlah titik di kawasan industri. Seperti yang terjadi di Bekasi dan Tangerang,” kata Ketua Departemen Komunikasi dan Media Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Kahar S Cahyo, Senin (5/10/2020).

Menurut dia, sejumlah buruh yang rencananya akan menolak RUU Cipta Kerja disahkan menjadi undang-undang, masih tertahan.

Awalnya, para buruh di kawasan industri Bekasi rencananya akan mengikuti aksi penolakan RUU Cipta Kerja di gedung DPR, bersama ribuan buruh lainnya yang juga datang dari berbagai daerah.

“Sekarang masih tertahan,” ungkap Kahar. (Wilson)

TIDAK ADA KOMENTAR

Comments are closed.