Romo Mandeus Siringo-Ringo : Dibalik Covid-19 Ada Rencana Terindah Dari Allah

Romo Mandeus Siringo-Ringo : Dibalik Covid-19 Ada Rencana Terindah Dari Allah

259
0
BERBAGI

Dairi, (Warta Viral) – Pastor Paroki Santa Maria Pertolongan Orang Kristen Romo Mandeus Siringo-Ringo , menanggapi positif rencana Pemkab Dairi dalam menerapkan new normal. Demikian sebutnya, gereja menyambut dengan baik rencana tersebut karena selain menjadi tempat ibadah. Gereja bisa juga di pakai menjadi sarana untuk mensosialisasikan rencana pemerintah.

“Gereja dapat kita pakai untuk menjelaskan kepada para umat maksud dari new normal karena banyak yang salah kaprah tentang pengertian dari new normal sehingga masyarakat mengartikan seolah -olah new normal itu sudah bebas, disinilah gereja berfungsi untuk mensosialisasikan kepada para jemaat pengertian sebenarnya new normal ,” jelasnya kepada Warta Viral saat di temui di pastoral paroki Sabtu 28 2020.

Dia menuturkan, sebenarnya sejak tiga Minggu yang lalu gereja sudah menyikapi rencana pembukaan kembali rumah ibadah tetapi rencana tersebut terhalang karena pemerintah belum memberikan lampu hijau.

“Kita tetap ikut pemerintah kalau di bilang belum ya belum, kalau di bilang boleh ya boleh. Aturan gereja menyatakan bahwa jemaat itu 100 % adalah warga gereja tetapi di sisi lain 100% juga adalah warga negara.

Sebagai warga negara kita harus patuh pada aturan pemerintah meskipun sudah ada lampu hijau dari keuskupan Medan tiga Minggu yang lalu tetapi karena pemerintah setempat (bupati) belum memberikan ijin. ” tuturnya.

Romo mandeus mengatakan, terkait dengan rencana pembukaan gereja paroki , pihak gereja Sudah pernah melakukan koordinasi dengan pemerintah setelah sebelumnya terlebih dahulu melakukan rapat internal gereja.

Dari sudut pandang agama , dalam situasi Wabah virus Corona dirinya mengatakan para jemaat gereja sangat perlu untuk melakukan perenungan karena dalam tatanan iman di katakannya , ‘ dalam segala sesuatu itu tidak terlepas dari campur tangan Allah .

Sisi lain dari rencana pembukaan gereja, menurutnya wabah virus Corona ini mungkin suatu tantangan iman bagi umat , bagaimana melihat ini sebagai campur dengan tangan dari Allah .

“Kalau saya melihat ini mungkin ada rencana baru yang indari Allah di balik wabah covid-19 oleh karena itulah kita sangat perlu untuk merenungkan , saya yakin wabah ini pasti akan berlalu asal masyarakat betul-betul seutuhnya menjaga diri dengan baik sesuai dengan protokol kesehatan yang telah di tetapkan oleh pemerintah, ” paparnya.

Di jelaskan, Gereja paroki Katholik Sidikalang beserta seluruh Gereja Stasi yang ada di bawah naungan paroki Santa Maria Kabupaten Dairi ini di tutup sejak bulan Maret lalu setelah ada instruksi dari keuskupan agung Medan serta anjuran dari pemerintah untuk melakukan penutupan sementara gereja katolik ayang ada di kabupaten Dairi .

Rencananya hari Minggu besok tanggal (29 /06/2020, gereja sudah mulai di buka karena sudah ada instruksi dari pemerintah setempat sejalan dengan itu pihak gereja sudah menyiapkan protokol kesehatan sesuai dengan anjuran pemerintah dan perlu juga untuk di ketahui.

Bahwa sementara gereja katolik yang di buka di kabupaten Dairi baru hanya gereja paroki sedangkan gereja-gereja stasi yang ada dalam bawah paroki belum di perbolehkan menuggu kesiapan pihak geraja untuk mempersiapkan protokol kesehatan.

“Jika ada umat yang suhu badannya 37,5 derajat akan kita rekomendasikan kepada pihak kesehatan supaya dapat ditangani dengan baik karena demi kebaikan bersama kita tidak akan sembunyi-sembunyi, untuk Stasi, kita masih melihat dulu kesiapan protokol kesehatan mereka, nanti kalau sudah siap baru kita perbolehkan ” katanya.

Kemudian di jelaskannya , dalam menjalankan tatanan ibadah ,pihak gereja mengadakan kebaktian secara bergantian dengan membagi menjadi empat kelompok dalam satu kali ibadah sesuai dengan tempat yang sudah di siapkan dengan mengikuti protokol kesehatan dengan jarak satu meter.’

Dalam satu kali ibadah paling banyak itu 300 orang , kita ada 13 lingkungan yang kita bagi menjadi empat sesi ibadah ” ujarnya.

Dalam pelaksanaan ibadah nanti katanya, pihak gereja akan meminta bantuan dari pemerintah karena masih awam dengan Corona ( penanganan covid-19) hal itu sudah pernah di sampaikan kepada pemerintah daerah Tiga Minggu yang lalu. Di akhir pembicaraan dengan media ini Romo Mandeus Siringo-Ringo menghimbau kepada umat agar tetap berhati-hati dalam bekerja.

“Silahkan bergerak, silahkan mengerjakan pekerjaan masing-masing tetapi dengan tetap memperhatiakan protokol kesehatan yang telah di keluarkan oleh pemerintah karena itulah satu-satunya cara untuk mencegah dan mengusir wabah Virus covid-19 yang tengah melanda saat ini” tutupnya. (Kristoni)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY