Ditangan Anies, Jakarta Menjadi Surga Tempat Prostitusi

Ditangan Anies, Jakarta Menjadi Surga Tempat Prostitusi

613
0
BERBAGI

Jakarta, (Warta Viral) – Setelah dimasa kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan prostitusi berkedok panti pijat semakin marak dihampir 5 Kotamadya Jakarta yaitu jakarta Timur, jakarta barat, Jakarta Pusat, jakarta Utara dan Jakarta selatan.

Menurut Kepala Bidang (Kabid) Pariwisata Dinas Pariwisata dan Budaya DKI Jakarta, Tony Bako mengatakan pihaknya sudah menutup tiga tempat prostitusi berkedok spa di Jakarta Selatan, yaitu O2, NYX, serta Griya Pijat Gives, pihaknya pun mengincar wilayah lainnya di DKI Jakarta.

Namun, tempat prostitusi lainnya masih marak di lima wilayah yang belum ditutup pemerintah. “Lebih 10 titik tempat prostitusi berkedok spa dan griya pijat tengah dibidik oleh pihaknya, salah satunya di Kebon Jeruk, Jakarta Barat, ujar Tony.

“Kurang dari 10 tempat di Jakarta saat ini pun tengah kami bidik, karena diduga kuat tempat itu marak akan kegiatan prostitusi terselubung ya. Salah satunya itu di Kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat,” kata Tony kepada awak media, baru baru ini.
Tony menambahkan, salah satu lokasi yang diincarnya di Kawasan Kebon Jeruk, yaitu SPA Velvet.

Dikatakannya, dugaan kuat sangat marak praktik prostitusi. “Sebab tak hanya disitu saja. Beberapa tempat lain juga kami bidik. Karena semuanya ini hasil laporan masyarakat lewat Cash Management System (CSM). Saat ini di pantau semua,” ucap Tony.

Bahkan ditempat terpisah Polisi melakukan penangkapan di sebuah hotel di kawasan Sunter, Jakarta Utara, Rabu (26/6/2019) malam, polisi tutus menyita sejumlah barang bukti di antaranya satu unit telepon seluler, uang tunai senilai Rp 1,3 juta, bukti transfer senilai Rp 300 ribu.

Bisnis esek-esek yang dilakoni Utis terbongkar seusai pihak kepolisian melakukan patroli di media sosial pada 19 Juni 2019. Lantas, pihaknya menemukan akun “PIJIT SENSUAL yang dikelola oleh Utis.

Untuk memancing Utis, pihak kepolisian kemudian memesan dua orang laki-laki yang dipekerjakaan oleh Utis. Untuk tarif satu orang terapis, Utis membandrol seharga Rp 500 ribu.

Setelah melakukan pemesanan, Utis akhirnya mengajak rekannya, Wahyudin ke sebuah hotel di kawasan Sunter pada Rabu (26/6/2019) malam. Dari hotel tersebut, akhirnya polisi meringkus tersangka.

Kepada polisi, Utis mengaku telah menjalankan bisnis lendir tersebut selama 1,5 tahun. Pelanggan dari jasa pijit plus-plus tersebut ialah pria.

Pemerintah Jakarta Pusat akan menertibkan puluhan bangunan liar yang berada di pinggir Banjir Kanal Barat (BKB), Tanah Abang, Jakarta Pusat. Wakil Camat Tanah Abang, Muhammad Iqbal mengatakan selain dijadikan tempat tinggal, puluhan bangunan liar itu kerap dijadikan tempat prostitusi.

“Dalam waktu dekat akan kita tertibkan bangunan-bangunan semi permanen yang termasuk bangunan liar. Kita bersama BWSCC dan UKPD (Unit Kerja Perangkat Daerah) terkait akan laksanakan Penertiban,” ujar Iqbal saat dikonfirmasi, Senin. (Wilson)

TIDAK ADA KOMENTAR

Comments are closed.