Gerakan Semua Pakai Baju Putih di TPS Untuk Mengurangi Golput

Gerakan Semua Pakai Baju Putih di TPS Untuk Mengurangi Golput

653
0
BERBAGI

Jakarta, (WV) – Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah menegaskan sikap Golongan Putih (Golput) di pemilu hukumnya haram. Sudah menjadi kewajiban bagi masyarakat untuk memilih pemimpin, oleh karenanya tak ada alasan untuk bersikap golput.

“Pilihlah pemimpin yang memenuhi syarat, itu wajib hukumnya. Memilih hukumnya wajib, golput hukumnya haram,” ujar Sekum MUI DIY, KRT H Ahmad Muhsin Kamaludiningrat.

Sementara capres petahana Joko Widodo (Jokowi) meminta pendukungnya menggunakan kostum putih saat datang ke TPS pada 17 April besok.

Jokowi juga tidak ingin ada warga yang golongan putih (golput) karena pemilu mengeluarkan biaya yang tidak sedikit.

“Di setiap forum besar, forum sedang, dan kecil saya selalu sampaikan, jangan sampai, jangan biarkan satu orang pun golput. Jangan sampai biarkan satu orang pun golput,” kata Jokowi saat ditemui wartawan seusai salat Jumat di Masjid Baitussalam, Bogor, Jawa Barat, Jumat (29/3/2019).

Apalagi, kata Jokowi, Pemilu 2019 menghabiskan banyak anggaran hingga triliunan rupiah. Akan rugi besar jika masyarakat tidak berpartisipasi untuk menyalurkan hak suaranya.

“Karena pemilu ini, pileg, pilpres ini menghabiskan biaya triliunan. Sangat rugi besar kita kalau tidak menggunakan hak pilih kita. Karena itu menentukan arah negara ini ke depan,” katanya.

Jokowi juga mengajak pendukungnya memakai kostum putih saat pencoblosan. Jokowi mengatakan kostum putih sudah menjadi ciri khas dirinya bersama cawapres Ma’ruf Amin.

“Marilah kita mengajak saudara-saudara kita, teman-teman kita, kawan-kawan kita, semua tetangga kita, untuk 17 April nantinya untuk menuju ke TPS. Jangan biarkan satu orang pun golput,” kata Jokowi.

“Ajak mereka semuanya ke TPS memakai baju putih, memakai baju putih, karena yang akan dicoblos itu bajunya juga putih. Karena putih adalah kita, kita adalah baju putih,” lanjutnya.

Jokowi tidak mau kostum putih yang sudah menjadi ciri khasnya sejak awal Pilpres 2019 diklaim orang lain. “Ini nanti (khas baju putih) diambil yang lain. Kita sudah baju putih sejak awal, (malah) dipakai yang lain, enak saja,” ujarnya. (Rekson)

TIDAK ADA KOMENTAR

Comments are closed.