Arema FC Dukung Jokowi, 70 Persen Suara Ditargetkan di Malang

Arema FC Dukung Jokowi, 70 Persen Suara Ditargetkan di Malang

325
0
BERBAGI

Malang, (WV) – Arema FC menyatakan dukungan kepada Calon Presiden Joko Widodo (Jokowi) – Maruf Amin.

Dukungan itu ditandai dengan Chief Executive Officer (CEO) Arema FC, Agoes Soerjanto memberi Jokowi sebuah syal yang didominasi warga biru.

Syal bertuliskan Arema Football Club itu dikalungkan oleh Agoes usai Jokowi yang merupakan calon presiden nomor urut 01 berbicara dalam kampanye tertutup di GOR Ken Arok Kota Malang, Senin (25/3/2019) malam.

Salah satu tokoh Aremania, pendukung setia Arema FC, Ovan Tobing ikut menyaksikan pemberian syal itu.

Berkat dukungan Arema FC, Jokowi ditargetkan bisa menguasai minimal 70 persen suara pemilih di Kota Malang, Jawa Timur pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 yang akan dilakukan pada 17 April mendatang.

Target tersebut katanya, meningkat dari perolehan suara pemilih pada Pilpres 2014. Kala itu, ia mengatakan mampu mengantongi sekitar 61 persen suara pemilih yang ada di daerah berjuluk Kota Apel itu.

“Pilpres 2014 (perolehan suara) di Malang Raya sebesar 61 persen. Tahun 2019, minimal 70 persen. Setuju? Minimal lho ya. Minimal. Minimal. Saya bilang minimal,” kata Jokowi.
Menurut Jokowi, kalau lihat antusias begini, masa 70 persen tidak dapat? Kebangetan,” ujar.

Lebih lanjut, Jokowi meminta para pemilih di Malang, khususnya para pendukungnya, untuk mencoblos pasangan calon dengan baju putih di kertas suara.

Bahkan, ia juga meminta para pendukungnya untuk mengenakan baju putih yang melambangkan dukungan kepada nya dan Ma’ruf Amin wakilnya.

“Ajak semua ke TPS pakai baju putih, karena yang akan dicoblos itu bajunya juga putih. Putih adalah kita. Kita adalah baju putih. Kan sudah pakai baju putih sejak awal. Masa mau dipakai yang lain? Enak aja,” serunya.

Tak hanya meminta dukungan, ia juga tak lupa kembali meminta kesediaan para pendukungnya agar bisa menangkal informasi tidak benar alias hoaks yang kerap dialamatkan kepadanya. Berita bohong tersebut, misalnya anti ulama, anti Islam, dan lainnya. (Rekson)

TIDAK ADA KOMENTAR

Comments are closed.